Dua DM Daftar Ke KPU Naik Kuda, Dedi Mulyadi Gendong Ki Lengser - Kompas.com

Dua DM Daftar Ke KPU Naik Kuda, Dedi Mulyadi Gendong Ki Lengser

Kompas.com - 09/01/2018, 16:48 WIB
Pasangan 2 DM ( Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi)  mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dalam ajang Pilkada Jawa Barat 2018 ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Barat, Jalan Garut, Kota bandung, Selasa (10/1/2018). KOMPAS.com/Putra Prima Perdana. Pasangan 2 DM ( Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi) mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dalam ajang Pilkada Jawa Barat 2018 ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Barat, Jalan Garut, Kota bandung, Selasa (10/1/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pasangan 2 DM ( Deddy Mizwar- Dedi Mulyadi) mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dalam ajang Pilkada Jawa Barat 2018 ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Barat, Jalan Garut, Kota Bandung, Selasa (10/1/2018).

Ada beberapa hal menarik yang dilakukan pasangan tersebut.

Saat menuju kantor KPUD Jawa Barat dari Stadion Sidolig yang berjarak sekitar 500 meter, mereka menunggangi dua ekor kuda.

Setibanya di kantor KPUD Jawa Barat sekitar pukul 14.15 WIB, tarian Lengser menyambut pasangan tersebut.

Dedi Mulyadi pun kembali membuat sensasi ketika grup penari Lengser menyambut mereka.

Salah satu penari yang berperan sebagai Ki Lengser tiba- tiba diminta untuk naik ke punggungnya.

Dedi pun menggendong Ki Lengser dari pintu gerbang hingga ke teras kantor KPUD Jawa Barat.

(Baca juga: Daftar ke KPU, Dua DM Akan Diiringi 27 Tarian dari Seluruh Jawa Barat)

Proses pendaftaran pasangan 2 DM juga tidak berlangsung lama. Setelah 45 menit berada di dalam ruang pendaftaran, keduanya keluar dengan mimik muka lega.

“Alhamdulilah proses hari ini mulai dari deklarasi sampai pendaftaran telah selesai kami lakukan. Kami baru selesai pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dan sudah disaksikan sendiri semua dokumen sudah lengkap, Alhamdulillah,” kata Deddy Mizwar dalam konferensi pers seusai pendaftaran, Selasa.

Deddy berharap kontestasi Pilkada Jawa Barat bisa berlangsung dengan damai, aman, dan tenteram.

“Mari kita mengadakan Pilkada serentak yang kita harapkan jujur adil dan luber agar menghasilkan pemimpin Jawa Barat yang sesuai aspirasi masyarakat Jawa Barat,” tuturnya.

Sementara itu, Dedi Mulyadi menjelaskan alasan mengapa dia dan Deddy Mizwar mendaftar ke KPUD Jawa Barat dengan menunggangi kuda.

"Kuda kakinya empat. Karena kakinya empat maka kuda memiliki kesimbangan yang tidak akan mudah roboh. Empat juga melambangkan arah mata angin. Selain itu, kuda adalah kendaraan hewaniah yang menjadi sejarah bangsa ini. Para pemimpin terdahulu rata-rata naik kuda,” jelasnya.

"Kuda itu langkahnya lurus ke depan. Maka 2 DM akan terus berjalan lurus ke depan seperti memakai kacamata kuda,” tandasnya. 

Kompas TV Deklarasi pasangan bakal Calon Gubernur dan bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Barat di pilkada 2018, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi digelar di Bandung.


EditorDiamanty Meiliana
Komentar

Terkini Lainnya

Ingin Perwira Aktif Masuk Kemenko Maritim, Luhut Inisiasi Revisi UU TNI

Ingin Perwira Aktif Masuk Kemenko Maritim, Luhut Inisiasi Revisi UU TNI

Nasional
Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Penyerangan Mapolsek Maro Sebo

Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Penyerangan Mapolsek Maro Sebo

Nasional
Pemprov DKI Resmi Melantik Johan Romadhon sebagai Dirut PD Dharma Jaya

Pemprov DKI Resmi Melantik Johan Romadhon sebagai Dirut PD Dharma Jaya

Megapolitan
Rudal Houthi Hantam Pasar yang Ramai di Yaman, Lima Orang Tewas

Rudal Houthi Hantam Pasar yang Ramai di Yaman, Lima Orang Tewas

Internasional
Sandiaga Imbau Warga Tukar Uang untuk THR di Tempat Resmi

Sandiaga Imbau Warga Tukar Uang untuk THR di Tempat Resmi

Megapolitan
Siap Edarkan 1,1 Kilogram  Sabu, Sepasang Suami istri Ditangkap Polisi

Siap Edarkan 1,1 Kilogram Sabu, Sepasang Suami istri Ditangkap Polisi

Regional
Jaksa KPK: Kontraktor Diminta Uang untuk Biaya Kampanye Calon Gubernur Sultra

Jaksa KPK: Kontraktor Diminta Uang untuk Biaya Kampanye Calon Gubernur Sultra

Nasional
Ini Alasan Pemerintah Tak Ingin Ada Motif Politik dalam Definisi Terorisme

Ini Alasan Pemerintah Tak Ingin Ada Motif Politik dalam Definisi Terorisme

Nasional
Tergelincir di Bandara Honduras, Badan Pesawat Jet Terbelah

Tergelincir di Bandara Honduras, Badan Pesawat Jet Terbelah

Internasional
Lupa Padamkan Api Setelah Bakar Sampah, Rumah Juru Parkir Pasar Dilalap Api

Lupa Padamkan Api Setelah Bakar Sampah, Rumah Juru Parkir Pasar Dilalap Api

Regional
Satpol PP Jatinegara Tegur PKL Makanan untuk Menghargai Bulan Puasa

Satpol PP Jatinegara Tegur PKL Makanan untuk Menghargai Bulan Puasa

Megapolitan
Jokowi Teken PP THR dan Gaji ke-13 bagi PNS, TNI, Polri dan Pensiunan

Jokowi Teken PP THR dan Gaji ke-13 bagi PNS, TNI, Polri dan Pensiunan

Nasional
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pengeroyokan Anggota DPRD Karawang

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pengeroyokan Anggota DPRD Karawang

Regional
Usai Dorong Putranya dari Lantai 25, Mantan Model Playboy Bunuh Diri

Usai Dorong Putranya dari Lantai 25, Mantan Model Playboy Bunuh Diri

Internasional
Komnas Perempuan Soroti Impunitas sebagai Penyebab Konflik Baru

Komnas Perempuan Soroti Impunitas sebagai Penyebab Konflik Baru

Nasional

Close Ads X