Deklarasi di Lapangan Puputan, Mantra-Kerta Tolak Reklamasi Teluk Benoa

Kompas.com - 09/01/2018, 14:39 WIB
Sebelum daftar ke KPU Bali Bali, pasangan Mantra-Kerta menggelar deklarasi. Kompas.com/ Robinson GamarSebelum daftar ke KPU Bali Bali, pasangan Mantra-Kerta menggelar deklarasi.
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com - Pasangan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra - Ketut Sudikerta (Mantra - Kerta) di Pilkada Bali 2018 menggelar deklarasi pasangan calon pada Selasa (9/1/2017).

Deklarasi digelar di lapangan Puputan, Niti Mandala, Renon, Denpasar.

Pasangan Mantra Kerta diusung oleh partai Koalisi Rakyat Bali (KRB) yang terdiri dari Gerindra, Demokrat, NasDem, Golkar dan PKS.

Ribuan massa pendukung tampak hadir dalam deklarasi ini. Diiringi tetabuhan musik bleganjur, massa pendukung memberikan dukungan kepada pasangan Mantra-Kerta. Selain deklarasi paket, keduanya juga menandatangani pakta integritas.

Salah satu poin pakta integritas adalah Mantra-Kerta menolak reklamasi Teluk Benoa. Dalam sambutannya, Rai Mantra mengatakan, pasangan Mantra-Kerta menolak reklamasi karena mengancam kelestarian alam dan budaya Bali.

"Dengan demikian saya konsisten dengan sikap saya yang dari dulu dan sampai kapan pun secara tegas menolak reklamasi Teluk Benoa sebagai bentuk perlindungan terhadap kelestarian alam dan budaya Bali," kata Rai Mantra.

Baca juga : Pasangan Wayan Koster-Cok Ace Resmi Mendaftar di Pilkada Bali

Kompas TV Tjokorda Oka Arta Ardhana Sukawati melakukan ritual nunas pemargi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Survei yang Catut KPU Makassar Dipastikan Hoaks

Hasil Survei yang Catut KPU Makassar Dipastikan Hoaks

Regional
Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Regional
Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Regional
Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Regional
Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Regional
Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Regional
Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Regional
25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini Untuk Rakyat...

25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini Untuk Rakyat...

Regional
Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Regional
Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Regional
Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Regional
Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

Regional
RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

Regional
Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X