Kompas.com - 09/01/2018, 12:46 WIB
Bakal calon wakil bupati Manggarai Timur dari pasangan perseorangan, Frans Anggal, sedang menandatangani berita acara pendaftaran di Kantor Komisi Pemilihan Umum Manggarai Timur, Senin (8/1/2018). Kompas.com/Markus MakurBakal calon wakil bupati Manggarai Timur dari pasangan perseorangan, Frans Anggal, sedang menandatangani berita acara pendaftaran di Kantor Komisi Pemilihan Umum Manggarai Timur, Senin (8/1/2018).
|
EditorErwin Hutapea

BORONG, KOMPAS.com - Ucapan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat pertemuan dengan semua kepala daerah di Indonesia pada 23 Oktober 2017 menegaskan bahwa bupati yang terlibat politik saat masa pesta demokrasi di seluruh Indonesia harus siap di-recall

“Apabila ada bupati yang memihak kepada salah satu kandidat pada pemilihan umum di masing-masing daerah di Indonesia siap di-recall,” ucapnya.

Demikian ditegaskan Bupati Manggarai Timur Yoseph Tote yang didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah Manggarai Timur, Boni Hasudungan, di pintu masuk Kantor Bupati Manggarai Timur, Lehong, Flores, NTT, Senin (8/1/2018).

Tote mengatakan, walaupun semua kandidat yang maju dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Manggarai Timur 2018 adalah keluarganya, dia tetap berada di tengah-tengah dan tidak memihak ke salah satu kandidat karena masih menjabat sebagai Bupati Manggarai Timur.

“Saya tegaskan bahwa saya jalan di tengah-tengah karena saya masih Bupati Manggarai Timur yang tidak memihak ke salah satu kandidat,” jelasnya.

Bupati Manggarai Timur dua periode ini menuturkan, dia tetap menjalankan program-program kepemerintahan sampai masa jabatan berakhir.

"Saya tetap bekerja untuk Kabupaten Manggarai Timur. Yang urus politik ya politik, yang urus pemerintah ya pemerintah," kata Tote.

Dia menambahkan, pesta demokrasi di Manggarai Timur yang dimulai dengan pendaftaran tidak mengganggu roda pemerintahan yang sedang berjalan. Mungkin beberapa persen saja yang mengganggu. Namun, secara keseluruhan program-program pembangunan tetap berjalan sampai berakhirnya masa jabatan Bupati Manggarai Timur.

“Secara teori hanya sedikit saja yang mengganggu roda kepemerintahan. Selaku Bupati Manggarai Tmur tetap menjalankan program-program pembangunan. Iya toh,” ujarnya.

Baca juga: Pasangan Calon Perseorangan Mendaftar ke KPU Manggarai Timur

Tote mengungkapkan, siapa pun bupati yang nantinya terpilih, itulah bupati seluruh rakyat Manggarai Timur.

Saat ditanya Kompas.com, Senin (8/1/2018), mengenai arah dukungannya, Bupati Tote menjawab bahwa dia masih Bupati Manggarai Timur sehingga tidak memihak ke salah satu kandidat.

Untuk diketahui, ada empat pasangan kandidat yang maju pada Pilkada Manggarai Timur 2018 yang diusung melalui jalur partai politik. Keempat kandidat itu adalah Frans Sarong-Kasmir Don, dengan nama Paket Sarnnas yang diusung oleh Partai Golkar-Partai Gerindra dengan tujuh kursi.

Partai Golkar memiliki tiga kursi di DPRD Manggarai Timur, sedangkan Partai Gerindra memiliki empat kursi di DPRD Manggarai Timur. Juga pasangan Andreas Agas-Stefanus Jaghur. Andreas Agas adalah Wakil Bupati incumbent Manggarai Timur. Pasangan ini diusung oleh PAN, PKS, dan PBB dengan enam kursi dukungan.

Selanjutnya pasangan Tarsisius Sjukur-Yoseph Biron Aur yang diusung oleh PKB, Hanura, dan PKPI. Juga pasangan Marselis Karong Sarong-Paskalis Serajudin yang dusung oleh PDI Perjuangan, Nasdem, dan Demokrat. Ada pula pasangan perseorangan, Bonifasius Uha dan Frans Anggal, yang sudah mendaftar di Komisi Pemilihan Umum Manggarai Timur, Senin (8/1/2018).

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X