Kompas.com - 09/01/2018, 08:39 WIB
Bakal calon wakil bupati Manggarai Timur dari pasangan perseorangan, Frans Anggal, sedang menandatangani berita acara pendaftaran di Kantor Komisi Pemilihan Umum Manggarai Timur, Senin (8/1/2018). Kompas.com/Markus MakurBakal calon wakil bupati Manggarai Timur dari pasangan perseorangan, Frans Anggal, sedang menandatangani berita acara pendaftaran di Kantor Komisi Pemilihan Umum Manggarai Timur, Senin (8/1/2018).
|
EditorErwin Hutapea

BORONG, KOMPAS.com - Ratusan orang simpatisan dan pendukung pasangan perseorangan, Bonifasius Uha-Frans Anggal, yang disebut paket NERA, dari berbagai wilayah di Manggarai Timur, Flores, NTT, Senin (8/1/2018), datang ke Komisi Pemilihan Umum Manggarai Timur untuk mendaftar pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Manggarai Timur 2018.

Sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua ikut mengantar pasangan perseorangan ini. para pendukung berkonvoi keliling Kota Borong sebelum ke Kantor KPU Manggarai Timur. Saat tiba di Kantor KPU Manggarai Timur, Flores, NTT, sekitar 13.30 Wita, pasangan perseorangan ini bersama timnya diterima Ketua KPU Manggarai Timur, Ambrosius Arifne, didampingi empat anggota komisioner dan masuk ke Aula KPU Manggarai Timur.

Setibanya di aula, tetua adat dari pasangan ini melaksanakan ritual Kepok untuk mendaftarkan pasangan tersebut. Kemudian, dilaksanakan pendaftaran yang diterima oleh staf KPU Manggarai Timur, dilanjutkan pemeriksaan berkas pendaftaran. Setelah proses itu selesai, komisioner KPU melakukan pemeriksaan disaksikan anggota Panwaslu Manggarai Timur.

Hasil pemeriksaan berkasnya bersama dengan staf KPU dan komisioner, selanjutnya memutuskan bahwa pasangan ini memenuhi syarat pendaftaran.

Baca juga: Pensiunan Wartawan Kompas jadi Bakal Calon Bupati Manggarai Timur

Ketua KPU Manggarai Timur Ambrosius Arifine didampingi empat anggota komisioner mengatakan, pasangan perseorangan dari NERA memenuhi syarat pendaftaran pada tahap pertama.

Masih ada tahap berikutnya untuk pasangan perseorangan. Selanjutnya, pasangan ini akan melakukan pemeriksaan kesehatan di Kupang tanggal 10 Januari 2018 yang didampingi anggota KPU Manggarai Timur.

Juru Bicara KPU Manggarai Timur, Adrianus Harmin, menjelaskan, pasangan perseorangan ini sudah memasuki syarat kartu tanda penduduk (KTP). Hasil verifikasi faktual lapangan bahwa pasangan perseorangan masih kekurangan 6.000 KTP di mana syarat maksimal bagi calon perseorangan untuk maju pada Pilkada Manggarai Timur 2018 adalah 17.150 KTP.

“Komisi Pemilihan Umum Manggarai Timur tetap melakukan penelitian dan verifikasi berkas dari pasangan perseorangan sampai batas yang ditentukan,” jelasnya.

Seusai pendaftaran, Senin (8/1/2018), Bonifasius Uha mengatakan kepada Kompas.com, dirinya bersama tim pemenangan pasangan perseorangan siap melengkapi berkas yang masih kurang sebagai syarat untuk memenuhi ketentuan dan aturan dari KPU.

“Kami siap melengkapi berkas yang kurang sebagai syarat untuk maju pada Pilkada Manggarai Timur 2018 dari pasangan perseorangan atau independen,” ucapnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X