Pendaftaran Pilkada NTB, Suhaili-Amin Siap Lawan Narkoba dan Politik Uang

Kompas.com - 09/01/2018, 06:49 WIB
Pasangan Suhaili-Amin diiringi para pendukungnya saat mendaftar ke KPU NTB, Senin (8/1/2018). Keduanya sepakat memerangi politik uang dan narkoba. Kompas.com/FitriPasangan Suhaili-Amin diiringi para pendukungnya saat mendaftar ke KPU NTB, Senin (8/1/2018). Keduanya sepakat memerangi politik uang dan narkoba.
|
EditorErwin Hutapea

MATARAM, KOMPAS.com - Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur NTB, Suhaili dan Muhammad Amin, yang diusung Partai Golkar, Nasdem, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB, Senin (8/1/2018) sore di Mataram. 

Mereka mendaftar setelah pasangan Ali bin Dachlan-Gede Sakti (Ali-Sakti) melakukan pendaftaran pada pagi harinya. Pendaftaran itu berjalan lancar, KPU menerima formulir pendaftaran pasangan ini dan akan mengecek kelengkapannya.

Dalam kesempatan menjawab pertanyaan wartawan, Suhaili dan Amin menyatakan siap melawan politik uang dan narkoba. Amin, bakal calon wakil gubernur NTB petahana, mengatakan bahwa aturan soal politik uang sudah jelas.


“Kita tidak boleh main politik uang, itu aturannya sudah jelas, dan itu sudah menjadi komitmen kami berdua untuk tidak melakukannya,” ujar dia.

Baca juga: Kapolda NTB: Pilih Pemimpin yang Tanpa Bayar

Sementara Suhaili, yang juga Bupati Lombok Tengah, menyatakan perang terhadap narkoba. Suhaili mengakui bahwa selama ini banyak yang mencurigai dirinya menggunakan narkoba. Dia bahkan menuturkan, saat Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB melakukan tes urine terhadap dirinya karena permintaan Suhaili sendiri.

“Ketika air kencing saya diambil, saya mengawalinya dengan sumpah menurut agama dan keyakinan saya sendiri, Wallahi, Wabillahi Watallahi. Insya Allah ini menjadi komitmen kami berdua melawan dan kita harus perangi narkoba, karena ini adalah penyakit masyarakat dan sangat berbahaya,” kata dia.

Saat ditanya apakah dia siap melakukan tes DNA untuk memastikan dirinya bersih dari narkoba, Suhaili tertahan sesaat dan menyatakan siap menjalani tes DNA.

“Siap, kapan saja,” ucap dia.

Mengenai politik uang, Suhaili juga sepakat untuk memenangi pilkada tanpa politik uang.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

Regional
Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Regional
Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Regional
Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Regional
200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

Regional
Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

Regional
Duduk Perkara Ikan Bertuliskan Kata 'Ambon' dan 'Maluku'', Diduga dari Koran yang Menempel

Duduk Perkara Ikan Bertuliskan Kata "Ambon" dan "Maluku"", Diduga dari Koran yang Menempel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X