Kompas.com - 08/01/2018, 06:42 WIB
Penyu mati ditemukan di Pantai Sepanjang, Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta, (Dokumen SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul) Kompas.com/Markus YuwonoPenyu mati ditemukan di Pantai Sepanjang, Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta, (Dokumen SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul)
|
EditorErwin Hutapea

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Seekor penyu berukuran besar ditemukan warga terdampar dalam keadaan sudah membusuk di kawasan Pantai Sepanjang Kemadang, Tanjungsari, Gunung Kidul, Yogyakarta, Minggu (7/1/2018) pagi. Penyu yang mirip dengan penyu hijau itu oleh masyarakat lokal disebut kintel dan langsung dikubur.

Sekretaris SAR Satlinmas Korwil II Gunung Kidul Surisdiyanto mengatakan, penyu itu ditemukan pengunjung Pantai Sepanjang dan dilaporkan kepada tim SAR Satlinmas. Saat ditemukan, bangkai penyu itu sudah mulai membusuk dan mengeluarkan cairan, menurut perkiraan kemungkinan sudah mati lebih dari dua hari lalu.

"Tidak ada bekas mati karena ditombak atau kena jaring, kemungkinan karena sakit karena ada pembengkakan pada mata dan berdarah," kata Surisdiyanto saat dihubungi, Minggu.

Dia mengatakan tidak mengetahui pasti jenis penyu tersebut, tetapi oleh warga sekitar disebut penyu kintel dan langsung dikubur tim SAR. "Bobotnya lebih kurang 25 kilogram. Warga di sini menyebutnya penyu kintel," ucapnya.

Baca juga: Jual Telur Penyu, Dua Orang di Jember Ditangkap Polisi

Suris mengatakan, di wilayah pantai selatan memang banyak ditemukan penyu. Namun, sejak adanya larangan, warga sekitar pesisir selatan tidak lagi berani mengambil penyu dan memilih melaporkan jika menemukan penyu. "Sepengetahuan saya, semua penyu dilindungi sehingga masyarakat tidak berani menangkap," ujarnya.

Salah seorang warga pesisir selatan, Adhitya, mengaku, setahun lalu dirinya menemukan penyu hijau mati di Pantai Nglambor, Purwodadi, Tepus. Warga sekitar tidak ada yang berani mengambil dan membiarkan terombang-ambing di lautan. "Warga takut dan memilih membiarkan bangkainya di lautan. Jika sudah ke tepian, baru dikuburkan," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dinas Kelautan dan Perikanan Gunung Kidul beberapa waktu lalu sudah melakukan survei pantai yang sering digunakan sebagai pendaratan penyu. Adapun lokasi yang disurvei sebanyak 25 pantai yang terindikasi menjadi lokasi pendaratan penyu.

Beberapa di antaranya Pantai Butuh, Ngulen, Ngedan, Soridam. Karawak, dan Piyuyon. Untuk pantai yang memiliki potensi tinggi ada enam pantai, yakni Pantai Woh Kudu, Kayu Arum, Porok, Ngrumput, Seruni, dan Ngitun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X