Kompas.com - 07/01/2018, 06:59 WIB
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi terus menyelidiki video porno antara anak lelaki dan wanita dewasa, selain mendatangi hotel dan menyita sejumlah barang bukti yang identik dengan video yang beredar di media sosial tersebut.

Polisi juga telah menganalisis dua video mesum yang beredar itu. Adapun ketiga anak di bawah umur yang dilibatkan dalam video itu adalah anak jalanan.

"Dari kalimat yang muncul dalam tayangan video menunjukkan anak jalanan," ujar Dir Reskrimum Polda Jabar, Kombes Umar Surya Fana di Mapolda Jabar, Bandung, Sabtu (6/1/2018).

Menurut Umar, logat yang diucapkan anak dalam video mesum itu berbahasa Sunda kasar. Karenanya, Umar memastikan anak jalanan yang teridentifikasi dalam tayangan video berdurasi 1 jam 11 menit 05 detik itu berasal dari anak-anak Bandung.

"Memang banyak versinya, tapi ini sudah kita pastikan bahasa Sunda anak-anak Bandung," katanya.

Baca juga : Polisi Duga Video Mesum Anak Kecil dan Wanita Dewasa Dilakukan Selama 3 Hari

Menurutnya, usia anak laki-laki dalam video tersebut masih di bawah umur, diperkirakan tujuh hingga 13 tahun. "Ketiga anak itu masih di bawah umur," ujarnya.

Hingga saat ini, anak-anak jalan yang terlibat dalam video mesum itu masih dalam pencarian tim gabungan Direskrimsus dan Direskrimum Polda Jabar. Anggota disebar untuk menemukan anak-anak ini.

"Kita sudah sebar. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa didapat," katanya.

Sementara itu, berdasarkan analisis rekaman CCTV diduga ada tiga anak kecil yang dilibatkan dalam dua video mesum tersebut.

"Jadi ada tiga anak dari dua video itu. Kita pastikan ketiganya tidak bersaudara," kata Umar.

Baca juga : Polda Jabar Terjunkan Tim Gabungan Selidiki Video Mesum Anak Kecil dan Wanita Dewasa

Dari dua video yang beredar, Umar memastikan perekam video merupakan orang yang sama dan hanya satu orang. Saat ini, polisi masih memburu orang tersebut.

"Terdengar dari suaranya yang merekam ini satu orang. Dari dua video orang yang merekamnya sama," kata Umar.

Kompas TV Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengaku hanya iseng.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.