Kompas.com - 04/01/2018, 12:40 WIB
Masjid Agung, Baitul Makmur Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat mulai menerapkan peraturan daerah atau Qanun Nomor 14 Tahun 2015 tentang kawasan bebas asap rokok. Sehingga jika ada pengunjung yang kedapan merokok saat berada di areal pekarangan masjid akan didenda Rp 1 juta, Kamis (04/10/18). KOMPAS.COM/ RAJA UMARMasjid Agung, Baitul Makmur Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat mulai menerapkan peraturan daerah atau Qanun Nomor 14 Tahun 2015 tentang kawasan bebas asap rokok. Sehingga jika ada pengunjung yang kedapan merokok saat berada di areal pekarangan masjid akan didenda Rp 1 juta, Kamis (04/10/18).
|
EditorFarid Assifa

MEULABOH, KOMPAS.com - Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Agung, Baitul Makmur Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, kembali menerapkan peraturan daerah atau Qanun Nomor 14 Tahun 2015 tentang Kawasan Bebas dari Asap Rokok.

Jika ada pengunjung yang kedapatan merokok di areal pekarangan masjid akan dikenai denda Rp 1 juta.

“Peraturan daerah atau qanun tetentang kawasan bebas asap rokok itu tahun 2015 disahkan tapi pelaksanaannya tidak berjalan, sehingga mulai sekarang kami terapkan kembali," kata Anwar, ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, kepada Kompas.com, Kamis (4/1/2018).

Menurut Anwar, penerapan aturan larangan merokok di areal perkarangan Masjid Agung Meulaboh sudah memasuki tahap sosialisasi sejak pekan lalu. Setelah masa sosialisasi selesai, pelanggar akan dikenai denda Rp 1 juta sesuai dengan Qanun Nomor 14 tahun 2015.

“Sekarang masih kita sosialisasikan, melalui bener dan pihak kemanan masjid, nanti setelah sosialisasi selama satu minggu ini, jika masih ditemukan ada yang merokok akan didenda, tapi yang lebih kita utamakan kesadaran dari pengungjung, sehingga tidak ada yang didenda,” katanya.

Baca juga : Di Nunukan, Beredar Video Anak 3 Tahun Asyik Merokok

Masih kata Anwar, larangan merokok di areal pekarangan masjid kebanggaan warga Meulaboh ini dilakukan hanya semata untuk menciptakan kenyamanan yang bernuasa islami dan bebas dari asap rokok, sehingga pengunjung yang melaksanakan ibadah atau sedang berwisata religi di masjid memperoleh hak untuk mendapatkan udara yang bersih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dalam Islam memang sudah dilarang merokok, apalagi merokok di pekarangan masjid, jadi sekarang mulai kita terapkan dulu mulai dari masjid, dan nanti juga akan diperketat di tempat-tempat ruang publik lainnya,” ujarnya.

Kompas TV Sebuah Desa di Sulawesi Ini "Bersih" dari Rokok
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.