Polisi Pastikan Abdul Haris Meninggal karena Ledakan Petasan

Kompas.com - 04/01/2018, 05:59 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.
|
EditorFarid Assifa

KUPANG, KOMPAS.com - Kepolisian Sektor Kelapa Lima, Kota Kupang, memastikan kematian Abdul Haris Kadir (38) akibat ledakan petasan.

Kapolsek Kelapa Lima AKP Didik Kurnianto mengatakan, hal itu terungkap berdasarkan hasil otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly.

"Abdul meninggal akibat luka robek di bagian perut sebelah kanan, lantaran terkena serpihan seng akibat ledakan petasan. Hasil otopsinya sudah ada," kata Didik kepada wartawan, Rabu (3/1/2018).

Dalam otopsi itu, lanjutnya, dokter kemudian menemukan serpihan seng sedalam 3,5 centimeter.

Pihak keluarga pun, kata Didik, menerima kematian korban sebagai kecelakaan.

"Dalam kasus ini, kita periksa 20 orang, termasuk teman-teman yang minum bersamanya dan keluarga juga telah mengikhlaskan kematian korban karena kecelakaan," terangnya.

Baca juga : Diduga Kena Petasan, Seorang Pria di Kupang Tewas

Sebelumnya diberitakan, Abdul Haris Kadir (38), warga Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas karena diduga kuat terkena petasan.

"Kejadiannya kemarin sore. Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum SK Lerik Kota Kupang, namun belum sempat dirawat, korban sudah meninggal," kata Kapolsek Kelapa Lima, AKP Didik Kurnianto kepada Kompas.com, Senin (1/1/2018) pagi.

Menurut Didik, Abdul Haris Kadir mengalami luka robek di bagian perut sebelah kanan.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kejadian itu berawal sekitar pukul 13.00 Wita bertempat di depan tempat kos milik Fence Adam di RT 37 RW 12 Kelurahan Oesapa. Saat itu, korban Abdul Haris bersama dengan para saksi mengonsumsi minuman keras.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Regional
Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Regional
Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Regional
Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X