Kompas.com - 03/01/2018, 17:49 WIB
|
EditorReni Susanti

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif mencemaskan suasana Pilkada DKI Jakarta menyebar ke pilkada daerah lain, terutama Jawa Barat.

Karenanya, Buya berharap masyarakat Jawa Barat yang sebentar lagi akan memilih gubernur dan wakil gubernur tidak ikut-ikutan dengan Pilkada DKI Jakarta.

"Suasana Pilkada Jakarta, menurut saya, tidak sehat dan tidak beradab. Pakai agama segala macam, nangis-nangis," ujar Buya Syafii Maarif seusai diskusi tertutup "Mengatasi Kesenjangan Sosial di Indonesia" yang digelar Organisasi Indonesia Tionghoa (INTI) di Resort Westlake, Rabu (3/1/2018).

Buya mengaku khawatir suasana Pilkada DKI Jakarta yang tidak sehat akan menular ke beberapa tempat yang menggelar Pilkada 2018 ini. "Virus jahatnya (Pilkada DKI) menular ke tempat lain. Itu yang kita takutkan dan kita cemaskan," tuturnya.

(Baca juga: Drama di Pilkada Jabar Mengaburkan Desain Pemerintahan Baru Jawa Barat )

Daerah yang rentan terkena virus jahatnya Pilkada DKI Jakarta adalah Jawa Barat yang akan menggelar pilkada pada Juni 2018. Jabar dikatakan rentan karena lokasinya yang berdekatan dengan DKI Jakarta. 

"Yang paling tetangga itu kan Jawa Barat. Itu paling rentan juga dan menurut survei-survei memang begitu," tegasnya.

Buya berharap, selama pergelaran Pilkada Jawa Barat, masyarakat tidak ikut-ikutan seperti Pilkada DKI Jakarta. Masyarakat harus lebih kritis dan cerdas dalam pergelaran pentas politik kepala daerah.

"Mudah-mudahan masyarakat Jawa Barat, orang Sunda, tidak ikut-ikutan yang seperti DKI-lah. Harus segera ada pencerahan dan masyarakat harus lebih kritis," ujarnya.

(Baca juga: Ridwan Kamil Berharap Dapat Dukungan PDI-P di Pilkada Jabar )

Selama ini, penyakit demokrasi di Indonesia adalah politik uang. Cara politik uang ini masih akan terjadi pada pilkada serentak 2018.

"Money politic, ini kan penyakit demokrasi kita dan pasti masih terjadi. Lebih baik, saya rasa begini, terima uangnya, tetapi jangan diikuti arahannya, begitu saja," tutupnya.

Kompas TV PDI-P masih menjalin komunikasi politik sebelum memutuskan calon kepala daerah di Jawa Barat.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Regional
Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Regional
Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.