Dugaan Korupsi Dana UMKM, Polda Sulsel Periksa Wali Kota Makassar

Kompas.com - 02/01/2018, 17:05 WIB
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (kanan), General Manager Corporate Account Management Telkomsel Area Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan (Pamasuka), Mulya Budiman di acara seminar Teknologi Digital dan Branding Pariwisata Sulawesi Selatan di Makassar, Jumat (29/4). Reska K. Nistanto/Kompas.comWali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (kanan), General Manager Corporate Account Management Telkomsel Area Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan (Pamasuka), Mulya Budiman di acara seminar Teknologi Digital dan Branding Pariwisata Sulawesi Selatan di Makassar, Jumat (29/4).
|
EditorReni Susanti

MAKASSAR, KOMPAS.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sulsel memeriksa Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto terkait kasus dugaan korupsi dana Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM).

Danny Pomanto, sapaan akrap wali kota Makassar, memenuhi panggilan Polda Sulsel, Selasa (2/1/2018). Danny datang ke Polda Sulsel didampingi 5 orang pengacaranya.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani mengatakan, Danny diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi UMKM. Kasus ini telah disidik Polda Sulsel sejak Juli 2017.

"Pak Danny diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan pengadaan barang persediaan sanggar kerajinan lorong-lorong Kota Makassar pada Dinas Koperasi dan UMKM tahun anggaran 2016," tuturnya.

(Baca juga : Wali Kota Makassar Merasa Dicekal pada Pilkada 2018 )

Dicky menjelaskan, pada Maret hingga November 2016 terdapat 7 sanggar kerajinan sebagai pelaksana. Dalam 5 kegiatan yang diselenggarakan, 4 pengadaan langsung dan 1 lelang sederhana.

"Pagunya sebesar Rp 1.025.850.000 dan realisasi sebesar Rp 975.232.000. Terindikasi adanya kekurangan volume pengadaan barang, dugaan adanya mark up harga, dan adanya perbuatan memecah pengadaan barang atau jasa menjadi beberapa paket," tuturnya.

Sementara itu, kuasa hukum Danny, Adnan Buyung Azis mengatakan, berdasarkan surat penyidikan, wali kota Makassar diperiksa sebagai saksi. Dia pun tidak mengetahui, siapa saksi pertama yang diperiksa penyidik Polda Sulsel.

"Siapa yang diperiksa pertama, belum tahu. Apakah kepala dinasnya atau siapa. Di dalam masih berbicara visi-misi saja. belum masuk substansi. Jadi ada dua kasus ini yakni terkait UMKM lorong kerajinan pada Dinas Koperasi dan UMKM," tandasnya.

Adnan mengaku belum mengetahui persis perjalanan kasus ini, termasuk besaran kerugian negara. Namun dia membenarkan bahwa proyek kerajinan lorong itu dilaksanakan oleh tujuh sanggar kerajinan.

"Yang mendampingi ada 5 orang penasehat hukum. Tapi di dalam cuma ada 2, tidak diperbolehkan masuk semua. Kita lihat dulu, belum tahu ini. Belum masuk pokok substansi. Yang kita tahu hari ini Pak Danny diperiksa sebagai saksi," tambahnya.

Kompas TV Warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menggunakan hak suara mereka dalam pemilihan RT dan RW yang digelar serentak di Makassar. Wali Kota Makassar juga ikut menggunakan hak suara di TPS 1, RW 1, Kelurahan Maricaya Selatan.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kadisperindag Jember Jadi Tersangka Korupsi Pasar Manggisan

Mantan Kadisperindag Jember Jadi Tersangka Korupsi Pasar Manggisan

Regional
Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Regional
Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Regional
Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Regional
Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Regional
Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Regional
Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Regional
Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Regional
Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Regional
Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Regional
Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Regional
Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Regional
Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X