Gunung Agung Kembali Semburkan Abu Vulkanik hingga Puluhan Kilometer - Kompas.com

Gunung Agung Kembali Semburkan Abu Vulkanik hingga Puluhan Kilometer

Kompas.com - 02/01/2018, 12:10 WIB
Sejumlah warga menyaksikan asap disertai abu vulkanis keluar dari kawah Gunung Agung yang masih berstatus awas, di Pos Pengamatan Gunung Api Agung, Desa Rendang, Karangasem, Bali, Sabtu (9/12/2017). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sejak Jumat lalu mengamati beberapa kali terjadi letusan bersifat efusif sesaat yang disertai hembusan asap dan abu vulkanis hingga ketinggian 2.000 meter dari kawah Gunung Agung.ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANA Sejumlah warga menyaksikan asap disertai abu vulkanis keluar dari kawah Gunung Agung yang masih berstatus awas, di Pos Pengamatan Gunung Api Agung, Desa Rendang, Karangasem, Bali, Sabtu (9/12/2017). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sejak Jumat lalu mengamati beberapa kali terjadi letusan bersifat efusif sesaat yang disertai hembusan asap dan abu vulkanis hingga ketinggian 2.000 meter dari kawah Gunung Agung.

KARANGASEM, KOMPAS.com — Gunung Agung kembali mengeluarkan abu vulkanik pada Senin (1/1/2018) malam. Bahkan, semburan abu mencapai puluhan kilometer.

Semburan abu ini menghujani sejumlah kabupaten sekitar, seperti Gianyar, Bangli, Denpasar, bahkan sampai ke Kabupaten Badung yang jaraknya lebih dari 40 kilometer.

Letusan disertai semburan ini terjadi pada pukul 22.02 Wita. Pantauan di sekitar Gunung Agung, abu sisa erupsi masih menyelimuti permukiman dan dan tanaman warga. Demi keamanan, warga terlihat beraktivitas menggunakan masker.

Walau demikian, semburan abu ini belum mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani saat ditemui di Pos Pantau Gunung Agung, Selasa (2/1/2018), mengatakan, Gunung Agung saat ini memang sedang berada dalam fase erupsi.

"Erupsi masih sering terjadi, kadang-kadang kami lihat asapnya mencapai ketinggian sampai 2.500 meter, seperti tadi malam abunya sampai ke sini," kata Kasbani.

Baca juga: Gunung Agung Erupsi Lagi, Bali Dipastikan Aman

Karena itu, Gunung Agung masih berstatus Awas. Kemudian di dalam kawah sendiri masih berlangsung pengisian lava hasil dorongan magma. Proses ini juga disertai dengan munculnya nyala api.

Karena itu, Kasbani mengimbau, baik warga, pendaki, maupun wisatawan, tidak memasuki zona bahaya, yaitu di seluruh area di dalam radius 8 kilometer dari kawah Gunung Agung ditambah perluasan sektoral ke arah utara-timur laut dan tenggara-selatan-barat daya sejauh 10 kilometer dari kawah Gunung Agung.

"Kami imbau jangan naik karena statusnya masih Awas, sewaktu-waktu bisa terjadi erupsi dan sekarang memang masih erupsi," imbau Kasbani.

Baca juga: Rossa Hibur Pengungsi Gunung Agung dengan Sejumlah Lagu


Kompas TV Menjelang pergantian tahun baru, Pemerintah Kota Denpasar menggelar Denpasar Festival Ke-10.

EditorFarid Assifa
Komentar

Close Ads X