Kemenkum HAM Jateng: Buat Paspor Kini Cukup 8 Menit

Kompas.com - 28/12/2017, 15:31 WIB
Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Ibnu Chuldun (tengah) meresmikan Unit Layanan Paspor Kantor Imigrasi Kelas 1 Surakarta di Kabupaten Sukoharjo, Kamis (28/12/2017). KOMPAS.com/Labib ZamaniKepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Ibnu Chuldun (tengah) meresmikan Unit Layanan Paspor Kantor Imigrasi Kelas 1 Surakarta di Kabupaten Sukoharjo, Kamis (28/12/2017).
|
EditorFarid Assifa

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Pembuatan paspor kini tak perlu menunggu lama. Hanya membutuhkan waktu delapan menit, pemohon bisa langsung mendapatkan paspor yang diinginkan.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Ibnu Chuldun seusai meresmikan Unit Layanan Paspor Kantor Imigrasi Kelas 1 Surakarta di Kabupaten Sukoharjo, Kamis (28/12/2017).

Menurut Ibnu, kehadiran Unit Layanan Paspor merupakan bentuk implementasi program Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) terhadap masyarakat. Masyarakat yang ingin bepergian ke luar negeri dapat dengan mudah membuat paspor di ULP Kantor Imigrasi Kelas 1 Surakarta tersebut.

"Pembuatan paspor sekarang lebih mudah dan cepat. Sudah menggunakan sistem online dan hanya membutuhkan waktu delapan menit pemohon bisa langsung dapat paspor," kata Ibnu.

Ibnu menjelaskan, Unit Layanan Paspor Kantor Imigrasi Kelas 1 Surakarta dalam sehari bisa melayani hingga 200 pemohon paspor. Adapun persyaratan untuk membuat paspor tersebut antara lain surat nikah, kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk (KTP), dan akta nikah.

Baca juga : Jokowi: Paspor Harus Dilayani Cepat, Awas kalau Ada yang Main-main

Untuk pembuatan paspor tersebut, pemohon dikenakan biaya sebesar Rp 350.000 dibayarkan melalui kantor perbankan. Menurut Ibnu, pembayaran dilakukan di perbankan guna mengantisipasi dan meminimalisasi pungutan liar.

"Jadi, dalam rangka meniadakan pungutan liar dalam pembuatan paspor pemohon langsung ke sini. Tanpa biaya tambahan apapun, dijamin itu. Kita transparan," terangnya.

"Bapak Presiden (Jokowi) mewanti-wanti kita semua, mulai Pak Menteri, Dirjen Imigrasi, Kanwil bagaimana mengimplementasikan Nawacita. Jadi, negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat," tambah dia.

Baca juga : Calo Paspor Serahkan Hasil Pungli kepada Pegawai Saat Pelayanan Tutup

Ibnu menyebutkan, Unit Layanan Paspor yang diresmikan di Kabupaten Sukoharjo merupakan yang kedua di Jawa Tengah setelah Semarang. Sementara di Jawa Tengah ada enam kantor Imigrasi, yakni Kantor Imigrasi Surakarta, Imigrasi Semarang, Imigrasi Pemalang, Imigrasi Cilacap, Imigrasi Pati dan Kantor Imigrasi Wonosobo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Regional
Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Regional
Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Regional
Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Regional
Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Regional
Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Regional
Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Regional
Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Regional
Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X