Cerita Dedi Mulyadi soal "2D", Pasangannya di Pilkada...

Kompas.com - 28/12/2017, 13:30 WIB
Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat Deddy Mizwar (kanan) berjalan bersama Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi (kiri) dan Wakil Ketua MQ Iswara (tengah), saat melakukan kunjungan di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Senin (6/11). Deddy Mizwar melakukan safari politik dengan berkunjung ke kantor-kantor pengurus partai politik sebagai bagian dari upayanya menjalin silaturahim sebagai pembina partai politik di Jawa Barat..  ANTARA FOTO/Novrian Arbi/ama/17 NOVRIAN ARBIWakil Gubernur Provinsi Jawa Barat Deddy Mizwar (kanan) berjalan bersama Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi (kiri) dan Wakil Ketua MQ Iswara (tengah), saat melakukan kunjungan di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Senin (6/11). Deddy Mizwar melakukan safari politik dengan berkunjung ke kantor-kantor pengurus partai politik sebagai bagian dari upayanya menjalin silaturahim sebagai pembina partai politik di Jawa Barat.. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/ama/17
Penulis Reni Susanti
|
EditorReni Susanti

BANDUNG, KOMPAS.com — Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menceritakan jodohnya dalam pilkada yang selalu bersama tokoh berawalan huruf D.

Pada Pilkada Purwakarta 2008, misalnya, Dedi berpasangan dengan tokoh bernama Dudung B Supardi. Sementara pada Pilkada Purwakarta 2013, Dedi mengaku berpasangan dengan tokoh bernama Dadan Koswara.

“Seperti ada makna berpasangan dengan tokoh yang namanya berawalan huruf D. Jadi, kalau sekarang ditanya siapa gubernur dan wakil gubernur, jawabannya sama-sama D. Bahkan, sekarang sama-sama DM dan sama-sama Dedi,” ucapnya dalam rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (28/12/2017).

Seperti diketahui, Partai Golkar Jabar dan Demokrat sepakat berkoalisi dengan nama Koalisi Sajajar. Kedua partai ini bersepakat mengusung Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar.

(Baca juga: Pasangan Dedi Mulyadi-Deddy Mizwar Daftar ke KPU 9 Januari 2018)

Namun, Koalisi Sajajar belum memutuskan konfigurasi nama untuk calon gubernur dan calon wakil gubernur Jabar. Sebab, menurut Dedi, fokus koalisi yang dibangun bukanlah soal bagi-bagi kekuasaan, melainkan tentang kesepahaman dalam membangun Jabar.

“Fokus kami bukan itu, tetapi visi pembangunan Jawa Barat. Dalam koalisi, kami harus menciptakan kesetaraan dan kesejajaran agar tercipta chemistry,” katanya.

Basis koalisi yang tercipta di Pilkada Jawa Barat juga diproyeksikan Dedi dapat berimplikasi pada pilkada di kabupaten/kota. Sebagai ketua partai, pihaknya terus membangun kesepahaman agar pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

“Kita lihat nanti, kami ingin ada kesepahaman tentunya,” ujarnya.

Saat ini, Koalisi Sajajar masih terbuka untuk semua partai. Koalisi ini pun telah menjalin komunikasi politik dengan PKB.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Jemaah Tabligh Asal Lampung Positif Covid-19 di Bengkulu

Satu Jemaah Tabligh Asal Lampung Positif Covid-19 di Bengkulu

Regional
Seorang Pria di Kupang Cabuli Calon Anak Tirinya, Kepergok Ibu Korban

Seorang Pria di Kupang Cabuli Calon Anak Tirinya, Kepergok Ibu Korban

Regional
Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Regional
Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Regional
Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Regional
Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Regional
UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

Regional
40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan 'Lockdown'

40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan "Lockdown"

Regional
Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Regional
TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain 'Lockdown' Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain "Lockdown" Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

Regional
Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Regional
Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Regional
Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Regional
Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Regional
Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X