Pesan Damai Natal dari Kampung Toleran...

Kompas.com - 26/12/2017, 06:43 WIB
Silaturahmi Natal warga Dusun Losari RT 04/RW 04, Kelurahan Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Senin (26/12/2017) siang. KOMPAS.com/Syahrul MunirSilaturahmi Natal warga Dusun Losari RT 04/RW 04, Kelurahan Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Senin (26/12/2017) siang.
|
EditorReni Susanti

AMBARAWA, KOMPAS.com - Saat toleransi menjadi bahan perdebatan antarkelompok di Indonesia, warga Dusun Losari RT 04/RW 04, Kelurahan Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang justru menunjukkan wajah toleransi. 

Kampung Losari yang terdiri dari 70 kepala keluarga, memiliki komposisi pemeluk agama Islam dan Kristiani yang hampir sama. Mereka punya tradisi unik setiap hari raya Idul Fitri maupun Natal. Seperti saat Natal, mereka menggelar silaturahmi Natal.

Dalam silaturahmi Natal, warga Kristiani berdiri berjejer di sepanjang jalan kampung. Sementara warga muslim berjalan menyalami dan mengucapkan selamat Natal kepada mereka.

"Tradisi ini kami mulai sejak tahun 2.000an. Kesepakatan warga, saat Lebaran dilangsungkan halal bihalal bersama pada hari pertama. Kemudian saat Natal warga mengucapkan Natal bagi warga yang merayakannya," kata Ketua RT 04 RW 04 Losari, Sumarno, di sela Silaturahmi Natal, Senin (25/12/2017).

(Baca juga : Natal Penuh Persaudaraan di Ambon, Warga Muslim Kunjungi Kerabatnya yang Kristen )

Sebelum acara berjabat tangan, ketua RT memberikan sambutan dalam seremonial sederhana ini. Mewakili pengurus RT dan warga, Sumarno menyampaikan ucapan sukacita atas perayaan Natal ini dan tak ketinggalan mengucapkan selamat Natal bagi warga Kristiani.

Menurut Sumarno, kegiatan Silaturahmi Natal ini bukanlah ritual peribadatan sehingga tidak ada atribut ibadah. Warga hanya saling mengucapkan selamat Natal.

"Inilah kampung toleransi," tandasnya.

Perbedaan keyakinan, sambung dia, tidak menjadi penghalang bagi warganya untuk hidup berdampingan. Semua perbedaan dapat dikelola dengan baik dan warga saling menghormati perbedaan tersebut.

Hal inilah yang menjadi landasan bagi warga Kampung Losari dapat menyelenggarakan acara Silaturahmi Natal ini.

"Saya senang dan bangga mendapatkan ucapan selamat dari para tetangga muslim kami. Suasana kebersamaan seperti ini selalu kami rindukan," ucap Antonius Suharjono (49), warga pemeluk Katolik di Kampung Losari.

(Baca juga : Beri Pesan Natal, Paus Fransiskus Serukan Perdamaian di Yerusalem )

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X