Tak Miliki Izin Operasi Kapal Ikan, Pengusaha Ikan Di Sebatik Dihukum

Kompas.com - 23/12/2017, 07:51 WIB
Mansyur bin Maing (42) terdakwa praktik illegal fishing di jatuhi hukuman 1 tahun 10 bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Nunukan dalam kasus kepemilikan kapal ikan tanpa memiliki izin. KMN. AMB III bersama 11 Anak Buah Kapal (ABK) ditangkap KRI Kerapu saat mencari ikan di perairan Laut Sulawesi atau sekitar Pulau Bunyu pada Sabtu (30/09/2017).KOMPAS.com/SUKOCO Mansyur bin Maing (42) terdakwa praktik illegal fishing di jatuhi hukuman 1 tahun 10 bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Nunukan dalam kasus kepemilikan kapal ikan tanpa memiliki izin. KMN. AMB III bersama 11 Anak Buah Kapal (ABK) ditangkap KRI Kerapu saat mencari ikan di perairan Laut Sulawesi atau sekitar Pulau Bunyu pada Sabtu (30/09/2017).

NUNUKAN,KOMPAS.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Nunukan Kalimantan Utara mengganjar Mansyur bin Maing (42) warga Kecamatan Sebatik pemilik kapal KM AMB III dengan hukuman penjara 1 tahun 10 bulan denda sebsar 200 juta atau menjalani kurungan penjara 4 bulan.

Majelis hakim yang dipimin Nasrulloh menyatakan jika terdakwa secara sah dan meyakinkan telah melakukan kegiatan menangkap ikan dengan kapal tanpa memiliki ijin usaha yang melanggar Undang Undang Perikanan.

"Terdakwa terbukti telah melakukan tindak pidana melakukan penangkapan ikan yang tidak memiliki ijin,"ujarnya Kamis (21/12/2017).

Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Nunukan Jalan Ujang dewa Sedadap Nunukan pada Jumat pukul 16:30 Wita dengan agenda pembacaan putusan terhadap terdakwa sempat membuat terdakwa terlihat terbengong ketika hakim membacakan putusannya.


Hakim bahkan sampai 3 kali menanyakan tanggapan terdakwa terhadap putusan hakim yang menghukumnya 1 tahun 10 bulan penjara.

Hukuman tersebut lebih ringan 8 bulan dari tunutuan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut terdakwa 2 tahun 6 bulan penjara.

Terdakwa kemudian mengambil langkah pikir pikir tehadap putusan tersebut setelah berkonsultasi dengan penasehat hukumnya. “Kami pikir pikir dulu,” ujarnya.Mansyur.

Majelis Hakim PN Nunukanjuga menjatuhkan hukuman selama 1 tahun 5 bulan penjara serta denda 200 juta rupiah atau menjalani kurungan 4 bulan penjara bagi nahkoda kapal KM AMB III Jupri Bandi. Terhadap putusan hakim tersebut Jurpi Bandi juga mengaku masih pikir pikir terhadap vonis hakim tersebut.

Terhadap vonis kedua pelaku pidana kelautan tersebut jaksa penuntut umum kejaksaan meger Nunukan Bambang Widianto SH langsung menyatakan banding.

KMN. AMB III bersama 11 Anak Buah Kapal (ABK) ditangkap KRI Kerapu bernomor lambung 812 saat melaut di Perairan Laut Sulawesi atau sekitar Pulau Bunyu pada posisi 03°46´13?U–118°03´16 pada Sabtu (30/09/2017).

Kapal yang dinakhodai Jupri Bandi (43) warga Tanjung Aru kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara tersebut diketahui menangkap ikan secara ilegal.

Kapal milik pengusaha Sebatik bernama Mansyur bin Maing (42) tersebut di ketahui menangkap ikan tanpa memiliki kelengkapan dokumen sebagai kapal penangkap ikan. Kapal KMN. AMB III tidak dilengkapi dokumen kapal, seperti Surat Ijin Usaha Perikanan (SIUP), Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI) dan Surat Pernyataan Berlayar (SPB) dari pemerintah Republik Indonesia.



EditorAprillia Ika

Terkini Lainnya

Tarik-menarik Tas dengan Jambret Saat Pulang Mengajar, Istri Pejabat Pemprov Kepri Patah Kaki

Tarik-menarik Tas dengan Jambret Saat Pulang Mengajar, Istri Pejabat Pemprov Kepri Patah Kaki

Regional
Dishub Surabaya Sediakan 997 Bus untuk Layani Pemudik Lebaran

Dishub Surabaya Sediakan 997 Bus untuk Layani Pemudik Lebaran

Regional
Dikira Anggota Geng Motor, Pria Ini Tewas Dilempar Batu

Dikira Anggota Geng Motor, Pria Ini Tewas Dilempar Batu

Regional
5 Fakta Polsek Tambelangan Sampang Dibakar Massa, Ulama Bantu Tangkap Pelaku hingga Polsek Dipindah ke Kecamatan

5 Fakta Polsek Tambelangan Sampang Dibakar Massa, Ulama Bantu Tangkap Pelaku hingga Polsek Dipindah ke Kecamatan

Regional
Dana Rp 1,4 Triliun dari Bank Dunia untuk Atasi Sampah Citarum

Dana Rp 1,4 Triliun dari Bank Dunia untuk Atasi Sampah Citarum

Regional
5 Fakta Erupsi Gunung Agung, Buat Kaca Rumah Bergetar hingga 13 Desa Dilanda Hujan Abu

5 Fakta Erupsi Gunung Agung, Buat Kaca Rumah Bergetar hingga 13 Desa Dilanda Hujan Abu

Regional
Tim Mudik Gesit Kompas: 2 Juta Kendaraan Bakal Padati Tol Tangerang Merak, Ini Strategi Pengelola Antisipasi Macet

Tim Mudik Gesit Kompas: 2 Juta Kendaraan Bakal Padati Tol Tangerang Merak, Ini Strategi Pengelola Antisipasi Macet

Regional
Tim Mudik Gesit Kompas: Ini 14 Lokasi Top Up Saldo E-Toll Sepanjang Tol Tangerang-Merak

Tim Mudik Gesit Kompas: Ini 14 Lokasi Top Up Saldo E-Toll Sepanjang Tol Tangerang-Merak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Amankan 6 Pembakar Polsek Tambelangan | Hujan Abu Gunung Agung Guyur 13 Desa

[POPULER NUSANTARA] Polisi Amankan 6 Pembakar Polsek Tambelangan | Hujan Abu Gunung Agung Guyur 13 Desa

Regional
Warga Serahkan 10 Senjata Api ke TNI, Digunakan Saat Kerusuhan Ambon 1999-2003

Warga Serahkan 10 Senjata Api ke TNI, Digunakan Saat Kerusuhan Ambon 1999-2003

Regional
8 Dinas di Aceh Utara Telat Terima THR, Ini Sebabnya

8 Dinas di Aceh Utara Telat Terima THR, Ini Sebabnya

Regional
Setelah Diluluskan dari SMAN 1 Sembalun, Aldi Ingin Kuliah di Fakultas Hukum untuk Bela yang Tertindas

Setelah Diluluskan dari SMAN 1 Sembalun, Aldi Ingin Kuliah di Fakultas Hukum untuk Bela yang Tertindas

Regional
Polsek Tambelangan SampangSementara Pindah ke Kantor Kecamatan

Polsek Tambelangan SampangSementara Pindah ke Kantor Kecamatan

Regional
Kronologi Meninggalnya Bupati Ende, Sempat Berdiskusi Sebelum Jatuh Pingsan

Kronologi Meninggalnya Bupati Ende, Sempat Berdiskusi Sebelum Jatuh Pingsan

Regional
Dua Rumah Warga Ambruk ke Sungai Jelang Berbuka Puasa

Dua Rumah Warga Ambruk ke Sungai Jelang Berbuka Puasa

Regional

Close Ads X