Titik Rawan Macet di Karawang Selama Libur Natal dan Tahun Baru - Kompas.com

Titik Rawan Macet di Karawang Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 22/12/2017, 17:51 WIB
Jalur alternatif Simpang Jomin menjadi salah satu titik rawan macet di Karawang. KOMPAS.com/Farida Farhan Jalur alternatif Simpang Jomin menjadi salah satu titik rawan macet di Karawang.

KARAWANG, KOMPAS.com - Polres Karawang menyiapkan rekayasa lalu lintas pada liburan Natal dan Tahun Baru, untuk menghindari kepadatan lalu lintas.

Kapolres Karawang AKBP Hendy Febrianto Kurniawan mengatakan, beberapa titik rawan macet di Karawang antara lain, rest area KM 57 dan exit Tol Karawang Timur.

Hendy menjelaskan, rekayasa lalu lintas dilakukan dari Karawang Timur, jalur arteri Karawang-Cikampek, hingga Cikopo. Hanya saja, hingga saat ini pihaknya belum melakukan pengalihan arus.

"Rekayasa lalu lintas tersebut juga termasuk di rest area. Tujuannya untuk menghindari membludaknya volume di rest area. Jika penuh kita lakukan buka tutup maupun penutupan dan dialihkan ke rest area lain," ujar Hendy di sela memantau jalur,  Jumat (22/12/2017).

(Baca juga : Masuki Libur Natal, Jalur Puncak Macet 6 Kilometer)

Pihaknya, sambung dia, telah melakukan pantauan lalu lintas di sejumlah titik, di antaranya Karawang Timur, Tol Cikampek, jalur arteri Karawang-Cikampek, dan Simpang Jomin.

"Sampai saat ini kondisi lalu lintas masih terpantau lancar," ucapnya.

Pengamanan Natal

Sebanyak 969 personel gabungan bakal mengamankan perayaan Natal 2017 dan tahun baru di Karawang. Pasukan yang terdiri dari 599 anggota Polres Karawang dan 370 personel TNI dan Satpol PP bakal menjaga sejumlah titik vital.

“Operasi Lilin merupakan operasi terpusat dan operasi rutin kepolisian dalam rangka mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru,” tambahnya.

Hendy mengaku sudah memetakan seluruh potensi kerawanan di masing-masing wilayah. Pihaknya juga telah menyusun cara bertindak yang tepat.

 

(Baca juga : Ajak Jaga Lingkungan, Gereja Ini Buat Pohon Natal dari Botol Bekas)

Mulai dari penyusunan rencana operasi yang matang, hingga meningkatkan kewaspadaan dalam mencegah aksi teror dan kejahatan konvensional yang meresahkan di pusat keramaian, tempat ibadah, dan tempat-tempat lainnya.

“Lakukan pendekatan dengan elemen masyarakat guna mencegah terjadinya sweeping oleh ormas," ucapnya.

"Bila terjadi lakukan tindakan tegas yang profesional. Optimalkan anggota di tengah masyarakat lakukan terobosan kreatif melalui rekayasa lalu lintas guna mengurai dan mengurangi kemacetan serta kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.

Operasi Lilin 2017 akan berlangsung selama 10 hari mulai 23 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018. 

Kompas TV Di Magelang, Jawa Tengah sampah bisa dimanfaatkan untuk membuat pohon natal.


EditorReni Susanti
Komentar

Close Ads X