Gerakkan Ekonomi Pedesaan di Tengah Keterbatasan Listrik dan Infrastruktur

Kompas.com - 19/12/2017, 18:42 WIB
EditorTjahjo Sasongko

TANGARAN, Kompas.com - Keterbatasan listrik dan buruknya infrastukur di daerah pinggiran yang terisoliasi, tidak membuat Arisko menyerah.

Bahkan, pemuda dari Dusun Pinang Merah Selatan Desa Simpang Empat, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat ini, tergerak dan terus melakukan berbagai upaya untuk memberdayakan dan mengembangkan potensi dusunya agar bisa keluar dari ketertinggalan.

Saat ini, Arisko bersama para pemuda menggarap bidang perikanan bersama kelompok pembudidaya. Selain ikan lele dan patin, pemuda kelahiran 4 November 1991 ini tengah mengembangkan budidaya ikan bandeng sebagai upaya peningkatan ekonomi baru.

“Untuk budidaya lele  dan patin sudah kita mulai sejak 2015. Sedangkan kan bandeng baru beberapa bulan ini kita bekerjasama dengan warga di lahan sekitar dua hektar,” jelas Arisko.

Arisko yang merupakan lulusan jurusan Perikanan Universitas Muhammadiyah Pontianak ini, menyediakan bibit bagi para kelompok budidaya tersebut. Ia menjual bibit kepada para pembudidaya, melakukan pendampingan dan kemudian membeli untuk dilempar ke pasar.

“Kita membesarkan bibit dari ukuran kecil (larva) hasil kerjasama dengan kerjasama kampus dan dinas, sampai ukuran 3-5cm lalu dijual ke petani.  Hasil panen petani kita beli untuk membantu mereka yang kesulitan mengakses pasar,” jelasnya

Selain perikanan, Arisko juga mencoba menghidupkan wisata kampung pesisir besama para pemuda di dusunnya.  Ia menegaskan, usaha-usah yang di lakukan tersebut, terutama untuk menjadikan kampung halamannya yang masih tertinggal ini mampu bersaing dengan daerah-daerah lain. Sekaligus untuk mengetuk pemegang kebijakan agar melirik potensi besar yang ada di desanya namun terbentur kendala keterbatasan listrik dan infratruktur jalan yang buruk.

Sebagai penggerak sekaligus pelaku usaha, Arisko mengakui infrastruktur jalan yang buruk dan listrik yang terbatas memberikan hambatan. “Karena listrik memakai PLTS jadi terbatas, bahkan ada rumah tangga di dusun saya yang belum kebagian listrik, kita tidak bisa membuat es untuk membawa ikan. Es kita harus beli dengan harga yang lebih mahal. Sementara jalanan yang buruk juga menyulitkan saat kita membawa ikan ke pasar yang jaraknya sekitar 18km,” tutur Arisko yang sempat dikunjungi Tim Kemenpora, belum lama ini.

Ia berharap, dukungan pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk memperbaiki infrastruktur jalan dan ketersediaan listrik PLN, bisa membantu percepatan pemberdayaan ekonomi di dusunnya. Sehingga bisa lebih berkambang dan bahkan menjadi penopag ekonomi kota.

Arisko merupakan satu dari 78 pemuda teknopreneur yang mengikuti pelatihan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Bersama para pemuda terseleksi lain dari 34 provinsi, ia mendapatkan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pemuda Berbasis IPTEK dan IMTAK bertema “Pemuda sebagai Penggerak Sentra Pemberdayaan Pemuda di Desa”  yang digelar di Bogor, Jawa Barat pada akhir Juli 2017.

Pemuda ini memang dikenal dengan upayanya untuk menggerakkan pemuda desa dan memberdayakan dusunnya.  Sejak 2013 ia sudah menghimpun pemuda-pemudi yag ada dilingkungan tempat tinggalnya untuk membangun kesadaran pemuda untuk membangun desa lewat perkonomian dengan acara pngabdian kedesa-desa dan diskusi masalah potensi desa. Juga mengampayekan pentingnya pendidikan dan karena banyak pemuda yang memiliki hobi balap motor liar, ia sempat membuatkan sarana balap motor grasstrack dan pada 2015 dipercaya Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Kal-Bar untuk mengadakan kejuaraan klub motor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

Regional
Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.