Pasien RS Jiwa yang Ceburkan Diri ke Bengawan Solo Ditemukan Tewas

Kompas.com - 19/12/2017, 09:43 WIB
Relawan saat mengevakuasi jasad korban hanyut di Sungai Bengawan Solo, Selasa (19/12/2017). dok Humas Basarnas Pos SurakartaRelawan saat mengevakuasi jasad korban hanyut di Sungai Bengawan Solo, Selasa (19/12/2017).
|
EditorFarid Assifa

SOLO, KOMPAS.com - Ngatman (35), korban hanyut di Sungai Bengawan Solo, akhirnya ditemukan di Dusun Bodo, Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (19/12/2017) sekitar pukul 05.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Warga Ploso Kerep, RT 001 RW 005, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, ditemukan menepi di gundukan pasir saat warga melintas di lokasi tersebut. Korban merupakan pasien Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta yang menceburkan diri ke Sungai Bengawan Solo, Minggu (17/12/2017) siang.

Juru bicara Basarnas Pos Surakarta, Yohan Tri mengatakan, korban ditemukan warga menepi di gundukan pasir sekitar aliran Sungai Bengawan Solo. Warga yang melihat jasad korban menepi langsung menghubungi petugas terkait. Setelah dilakuka koordinasi selanjutnya diadakan visum di lokasi oleh Polsek Gondangrejo.

"Kemudian dengan ambulans, korban dibawa ke RSJD Surakarta untuk divisum oleh inafis bersama keluarga korban," katanya kepada wartawan di Solo, Selasa.


Pencarian korban hanyut dilakukan melibatkan tiga kelompok relawan. Pencarian dimulai Senin (18/12/2017) pukul 10.39 WIB dari tempat pertama kali korban hanyut di Ketingan Timur, Kecamatan Jebres, menuju Pos Ngelo Kebakkramat, Karanganyar sekitar 10 kilometer.

Baca juga : Keluar Cari Makan, Pasien Rumah RS Jiwa Ceburkan Diri ke Bengawan Solo

Kemudian pukul 14.15 WIB, pencarian dilakukan dari titik pemberangkatan lokasi pertama hanyut menuju Jembatan Sari Sargen atau sekitar 15 kilometer.

"Pencarian diperluas dari sebelumnya Pos Ngelo Karanganyar menuju Jembatan Sari Sragen. Karena hujan, pencarian dihentikan," tambah Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo, Eko Prajudhy Nor Ali.

Karena turun hujan, pencarian sempat dihentikan pada Senin sore dan dilanjutkan pagi hari ini. Namun Selasa pukul 05.00 WIB, korban ditemukan di kawasan Gondangrejo, Karanganyar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X