Kompas.com - 18/12/2017, 12:56 WIB
Kantor Staf Presiden RI bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar Seri ke-8  Entrepreneurs Wanted. Kali ini, forum bincang-bincang edukatif antara wirausahawan sukses dengan para generasi muda tersebut digelar di Sasana Budaya Ganesha, Kota Bandung, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Senin (18/12/2017). KOMPAS.com/Putra Prima Perdana.Kantor Staf Presiden RI bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar Seri ke-8 Entrepreneurs Wanted. Kali ini, forum bincang-bincang edukatif antara wirausahawan sukses dengan para generasi muda tersebut digelar di Sasana Budaya Ganesha, Kota Bandung, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Senin (18/12/2017).
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Kantor Staf Presiden RI bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar Seri ke-8 Entrepreneurs Wanted.

Kali ini, forum bincang-bincang edukatif antara wirausahawan sukses dengan para generasi muda tersebut digelar di Sasana Budaya Ganesha, Kota Bandung, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Senin (18/12/2017).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI Joko Widodo menjadi salah satu pembicara bersama pengusaha muda sukses William Tanuwijaya (CEO marketplace Tokopedia) serta Andi Taufan Garuda Putra, (CEO dan pendiri fintech Amartha).

Presiden menceritakan perjuangannya membangun perusahaan meubel kayu sebelum menjadi wali kota Solo.

“Saya di sini bukan mau kasih pengarahan. Saya mau cerita juga dulu jadi pengusaha,” kata Jokowi dalam sambutannya.

Di hadapan ratusan peserta dari beberapa universitas dan Sekolah Menengah Atas (SMA), Jokowi mengatakan, sebagai pengusaha dirinya hapal betul sulitnya membangun sebuah perusahaan.

“Sudah diceritakan baik sama Topan dan Wiliam. Saya tahu betul seluk beluk jadi pengusaha. Saya tahu rasanya mencari modal di awang-awang, mencari pembeli, mengurus perizinan yang rumit, mengisi SPT pajak, juga mengurus karyawan dan pegawai serta alat-alat produksi,” jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga : Bertolak ke Bandung, Jokowi Bicara di Hadapan 1.000-an Anak Milenial

Jokowi berharap kesulitannya dahulu dalam membangun sebuah perusahaan tidak menjadi halangan untuk generasi milenial menjadi pengusaha. Selain itu, di era teknologi informasi saat ini di Indonesia bisa tumbuh pengusaha-pengusaha baru dengan memanfaatkan metode online.

“Menurut World Bank sebuah negara harus memiliki 4 persen entrepreneur dan sekarang di Indonesia baru 3,3 persen. Singapura sudah 7 persen, Malaysia 5 persen. Jadi banyak opportunity mengembangkan usaha tidak dengan cara jadul,” imbuhnya.

Selain itu, Jokowi berharap dengan akses teknologi digital yang terus dikembangkan pemerintah pusat, anak muda mau memilih menjadi pengusaha ketimbang bekerja di sebuah perusahaan.

“Jadilah entreperenur sebagai pilihan bukan keterpaksaan. Alamnya sudah berbeda. Kita memiliki kebebasan berinteraksi dengan speeed yang tinggi, jadi gunakan kesempatan ini,” tuturnya.

Baca juga : Saat Jokowi Ngerjain Paspampres dan Para Menteri...

Kompas TV Presiden Joko Widodo mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terus waspada terhadap potensi gempa yang terjadi di tanah air.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.