Polisi Tewas Tertabrak Kereta Saat Halau Pengendara yang Terobos Pintu Perlintasan KA

Kompas.com - 18/12/2017, 11:55 WIB
Kasatlantas Polres Jombang, AKP Inggal Widya Perdana mencium peti mati Briptu Anumerta Sherif Gagah. Surabaya.tribunnews.com/SutonoKasatlantas Polres Jombang, AKP Inggal Widya Perdana mencium peti mati Briptu Anumerta Sherif Gagah.
EditorFarid Assifa

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang anggota Satuan Lalu Lintas Polres Jombang, Bripda Sherif Gagah mendapat kenaikan pangkat karena mengalami kecelakaan saat bertugas.

Sherif tewas tersambar kereta api Bangunkarta di Desa Plosorejo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Sabtu (16/12/2017) petang saat korban sedang mengatur arus lalu lintas di perlintasan kereta api di desa setempat.

Dikutip dari Surya, korban saat itu sedang mengatur arus lalu lintas yang padat di kawasan itu. Tiba-tiba ada pengendara motor yang hendak menerobos pintu perlintasan kereta api. Sherif pun mencoba menghalau pengendara tersebut. Namun nahas, Sherif malah tertabrak Kereta Api Bangunkarta hingga korban tewas.

“Bripda Sherif berinisiatif untuk menghalau mereka. Namun nahas Bripda Sherif malah tersambar kereta api karena jaraknya terlalu dekat dengan perlintasan," jelas Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto, kepada Surya, Minggu (17/12/2107).

Agung menjelaskan, pengaturan arus lalu lintas di kawasan tersebut dilakukan sejak pukul 16.00 WIB dan pukul 17.30 WIB.

Begitu terjadi kecelakaan, beberapa warga dan Brigadir Abdul Rohman, rekan Sherif, langsung melarikan korban ke rumah sakit terdekat, RSUD Kertosono, Nganjuk.

"Tetapi takdir berbicara lain, korban meninggal dunia," imbuhnya.

Baca juga : Berhenti di Rel, Mobil Berisi Satu Keluarga Tertabrak Kereta Api, Satu Tewas, 3 Luka Parah

Agung menjelaskan, dedikasi dan tanggung jawab Bripda Sherif patut diteladani bagi seluruh anggota Polres Jombang.

"Demi melayani dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat, nyawa pun siap dikorbankan," katanya.

Agung menambahkan, Polres Jombang pun memberikan hadiah berupa kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada Sherif Gagah.

"Semalam kita berkoordinasi dengan Kepala Biro Sumberdaya Manusia, dan memberikan kenaikan pangkat dari bripda menjadi briptu anumerta. Tadi pagi tadi pemakamannya dilakukan dengan inspektur upacara Wakapolres Jombang," ujar AKBP Agung Marlianto.

Berita ini sudah tayang di Surya Online, Minggu (17/12/2107) dengan judul Kapolres Naikkan Pangkat Bripda Sherif Gagah yang Gugur Tersambar Kereta Api

Kompas TV Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, Polda Metro Jaya semakin gencar berpatroli di sejumlah anjungan tunai mandiri.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X