Kompas.com - 14/12/2017, 22:52 WIB
Ilustrasi jalan rusak. ShanghaiistIlustrasi jalan rusak.
|
EditorErwin Hutapea


BORONG, KOMPAS.com - Sebanyak 15 tokoh masyarakat Kecamatan Elar dan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT, Kamis (14/12/2017), membuat surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Isi surat terbuka itu membahas masalah akses jalan raya ke dua kecamatan itu yang rusak parah dan tak pernah diperhatikan oleh pemerintah setempat.

Ke-15 tokoh masyarakat itu meminta Presiden Joko Widodo agar mengubah status jalan ke kedua kecamatan itu menjadi jalan negara.

Berikut ini isi surat dari para tokoh masyarakat itu yang diterima Kompas.com, Kamis (14/12/2017):

Kepada

Yth. Bapak Presiden RI Joko Widodo,

Bapak Presiden terkasih, inilah gambar buram wajah pertiwi (tepatnya di Wukir, Desa Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Propinsi NTT), yang sedang Bapak Presiden tata dan tingkatkan (Foto). Di belahan pulau Flores, tanah FLOBAMORA yang bagian baratnya terkenal dengan binatang purba KOMODO, dengan pulau-pulau kecil nan indah permai, ternyata menyimpan tragedi, yang sudah berpuluhan tahun didiamkan, dan buruknya oleh masyarakat diterima sebagai kehendak Tuhan Yang Maha Esa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nama Wukir atau Kecamatan Elar dan Elar Selatan mungkin tidak masuk dalam pengetahuan Bapak sebagai wilayah yang ada di NKRI, yang menjunjung tinggi Pancasila und UUD 1945, dan atau sebagai daerah terbelakang yang terbentang di bumi Congkasae (sapaan akrab untuk tanah Manggarai). Mungkin juga Wukir dan daerah sekitarnya ini tidak masuk dalam bagian proses percepatan pembangunan yang menggunakan APBN seperti yang Bapak canangkan untuk PAPUA dan daerah lain Indonesia kita tercinta. Wukir dan Manggarai Timur pada umumnya mungkin juga tidak termasuk daerah potensial yang layak dikembangkan baik infrastruktur maupun manusianya. Tapi sebagai satu bagian INDONESIA, Wukir dan daerah sekitarnya yang berada di Desa Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan, dan di bawah tanggung jawab Pemerintahan Kabupaten Manggarai Timur, SELAYAKNYA langsung berada di bawah PERINTAH Bapak PRESIDEN.

Mengapa?

Ribuan manusia yang tinggal di sekitar daerah ini tidak memiliki akses pembangunan seperti yang Bapak kobarkan di daerah lain. Ketika musim hujan tiba, seluruh akses dari dan ke Wukir dan daerah sekitarnya putus total. Pemerintah daerah tutup mata. Bupati tidak tahu ke mana? Gubernur? DPRD? Semua ke mana? Haruskah Masyarakat, Ummat, seperti kata Ebiet G Ade, penyanyi balada kebanggaan Indonesia, "Mesti bertanya pada rumput yang bergoyang?" Sebagai putra Wukir, saya memohon Bapak untuk memperhatikan kami warga Bapak ini. Potret buram infrastruktur ini kiranya menjadi bagian yang bisa Bapak perhatikan dan selesaikan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.