Kompas.com - 13/12/2017, 11:07 WIB
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com - Pengusaha pariwisata yang tergabung dalam Perhimpuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali menyurati Presiden Joko Widodo. Surat ini dilayangkan untuk menyikapi kondisi pariwisata Bali yang terdampak letusan Gunung Agung.

Ketua PHRI Bali, Tjok Oka Artha Ardana Sukawati saat dihubungi via telepon pada Rabu (13/12/2017) mengatakan, kedatangan wisatawan menurun drastis selama krisis Gunung Agung. Karena itu, perlu diambil langkah tertentu oleh presiden untuk menyelamatkan pariwisata Bali.

"Sebulan ini mengalami masalah dengan kedatangan wisatawan, kami berharap presiden bisa membantu melobi pemerintah negara-negara lain untuk mencabut travel advice," kata pria yang akrab disapa Cok Ace ini.

Melalui surat bernomor 071/PHRI BPD Bali/XII/2017 tersebut, PHRI berharap ada kebijakan pemerintah dalam hal pembayaran utang bagi pengusaha.

Menurut Cok, turunnya kunjungan wisatawan juga berdampak pada kemampuan pengusaha melunasi utang bank. Karena itu, perlu dilakukan reschedule atau penjadwalan ulang pelunasan kredit. Hal ini hanya bisa dilakukan jika ada payung hukum yang diterbitkan pemerintah.

"Teknisnya bagaimana kan pemerintah yang tahu, yang jelas pariwisata mulai kena pengaruh. Apalagi yang di zona bahaya Gunung Agung, usahanya pasti tidak berjalan," kata Cok Ace.

Baca juga : Erupsi Gunung Agung, Pemerintah Gratiskan Perpanjangan Visa Wisatawan

Dengan reschedule pembayaran utang ini diharapkan bisa mencegah dampak buruk yang lebih luas seperti pengurangan atau pemutusan hubugan kerja (PHK) terhadap karyawan.

Selain kebijakan reschedule utang, PHRI berharap Jokowi berkunjung ke Bali. Mengajak serta duta besar negara-negara asing yang ada di Indonesia. Ini sebagai bentuk kampanye bahwa Bali aman untuk dikunjungi. Nantinya segala bentuk akomodasi akan disiapkan pengusaha pariwisata.

"Seperti saat bom Bali dulu, harus ada langkah bersama lintas instansi," kata Cok Ace.

Baca juga : Erupsi Gunung Agung, Jumlah Penumpang dari Bali ke Banyuwangi Melonjak

Dia menuturkan, kunjungan wisatawan ke Bali turun hingga mencapai 30 - 40 persen. Jika pada kondisi normal tingkat hunian mencapai 60 - 80 persen, kini tingkat hunian hanya berada di kisaran 20 persen.

"Kita berharap ada langkah yang diambil pemerintah dalam bentuk regulasi yang jelas sehingga tidak ada kendala di lapangan," kata Cok Ace.

Kompas TV Gubernur Bali kembali menegaskan, wisata di Bali aman untuk dikunjungi.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Telur Busuk

Telur Busuk

Regional
Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.