Kompas.com - 12/12/2017, 17:21 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat diwawancarai wartawan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Senin (11/12/2017). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat diwawancarai wartawan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Senin (11/12/2017).
|
EditorReni Susanti

BANDUNG, KOMPAS.com - Calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tak khawatir ditinggalkan partai pendukung di Pilkada Jawa Barat 2018. Dengan dinamika politik yang terjadi saat ini, Ridwan mengaku telah menghitung beragam kemungkinan yang akan terjadi.

Hal itu dikatakan Ridwan menjawab pandangan pengamat politik Universitas Padjadjaran (Unpad) Muradi, yang memprediksi Ridwan Kamil bisa saja ditinggalkan partai pendukung berdasar dinamika politik yang bergulir saat ini.

"Saya sudah hitung formasi Jabar itu sangat cair. Bisa ada lima opsi, bisa ada yang maju tidak maju, bisa ada yang bergabung tidak bergabung," ujar Emil, sapaan akrabnya seusai menghadiri kegiatan renungan akhir tahun bersama PNS di Masjid Al-Ukhwah, Jalan Wastukancana, Selasa (12/12/2017).

Pada Senin (11/12/2017), Muradi menyebut bahwa potensi kaburnya partai-partai koalisi Ridwan Kamil muncul ketika pria yang akrab disapa Emil ini melakukan proses konvensi pemilihan calon wakil gubernur pendampingnya.

(Baca juga : Soal Cawagub, Ridwan Kamil Sebut Dalam Politik Tidak Ada Istilah Mepet )

Namun, terkait rencana konvensi pun telah dibantah Ridwan. Ia mengaku hanya meminta masukan dari tokoh di Jawa Barat untuk dijadikan bahan pertimbangan memilih calon wakilnya.

"Nah proses yang sedang ada ini diskusi dengan tokoh Jabar. Nanti tokoh Jabar memberikan input, itu masuk ke pikiran saya. Nanti di waktu yang tepat saya akan umumkan dengan logika itu. Dengan harapan logika itu diterima pihak dan koalisi bersangkutan," tuturnya.

"Jadi saya kira itu mah menceritakan satu opsi dari sekian banyak opsi jadi saya tidak terlalu khawatir," jelasnya. 

Kompas TV Jarak pelaksanaan pilkada yang masih cukup jauh membuat situasi politik di Jawa Barat masih sangat dinamis.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Regional
Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.