Warga yang Kehilangan Tempat Tinggal karena Banjir dan Longsor di Wonogiri Akan Diberi Uang Sewa Rumah

Kompas.com - 10/12/2017, 21:41 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei di Kabupaten Wonogiri, Minggu (10/12/2017). KOMPAS.com/Labib ZamaniKepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei di Kabupaten Wonogiri, Minggu (10/12/2017).
|
EditorDian Maharani

WONOGIRI, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei mengatakan, warga yang tempat tinggalnya hilang karena terkena dampak bencana banjir dan tanah longsor akan diberikan uang sewa rumah oleh pemerintah.

"Berapa jumlahnya, besarannya dan lain sebagainya nanti BNPB akan membicarakan itu dengan Pak Bupati," kata Willem di Wonogiri, Jawa Tengah, Minggu (10/12/2017).

Sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi), lanjut Willem, warga yang terkena dampak bencana tersebut jangan sampai terlalu lama tinggal di pengungsian.

Kementerian dan lembaga terkait termasuk Pemda dan pejabat daerah harus bekerja keras untuk segera memulihkan terutama sosial ekonomi masyarakat, permukiman, dan infrastruktur.

"Perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor ini secepatnya diperbaiki," ujarnya.

"Yang intinya bagaimana pelayanan masyarakat ini bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," tambah Willem.

Baca juga : Ruang Kelas Jadi Tempat Pengungsian, Siswa SD di Wonogiri Ujian di Mushala dan Perpustakaan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tim SAR Wonogiri turun ke salah satu rumah warga yang terkena longsor di Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu (29/11/2017).KOMPAS.com/Ashari Wisnu Tim SAR Wonogiri turun ke salah satu rumah warga yang terkena longsor di Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu (29/11/2017).

Warga yang tinggal di daerah yang longsor akan dilakukan relokasi ke tempat yang lebih aman. Sebab, daerah tersebut tidak mungkin lagi digunakan sebagai tempat tinggal.

"Presiden Jokowi kemarin juga sudah memerintahkan Menteri ESDM untuk mengadakan pengkajian daerah-daerah yang rawan longsor. Sekaligus mencari daerah yang aman untuk tempat relokasi," terangnya.

Sementara untuk persiapan lahan sebagai tempat relokasi warga, Willem mengatakan, bahwa penyiapan lahan adalah tugas Pemda. Jika lahan sebagai tempat relokasi tersebut sudah siap maka pemerintah akan membantu membangun rumah warga yang terkena dampak bencana melalui bantuan stimullan itu.

Kompas TVKegiatan Presiden Jokowi di Gunung Kidul pun dilanjutkan berkunjung ke lokasi yang terdampak oleh banjir yang terjadi beberapa waktu yang lalu.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.