Kapal Pengangkut BBM Terbakar, Satu ABK Mengalami Luka

Kompas.com - 09/12/2017, 22:34 WIB
Kapal pengangkut BBM yang meledak di pelabuhan kontainer Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Sabtu (9/12/2017). KOMPAS.com/YAMIN ABD HASANKapal pengangkut BBM yang meledak di pelabuhan kontainer Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Sabtu (9/12/2017).
|
EditorErwin Hutapea


TERNATE, KOMPAS.com - Kapal pengangkut bahan bakar minyak terbakar saat berlabuh di pelabuhan kontainer Desa Rawajaya, Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Sabtu (9/12/2017) siang.

Kapolres Halmahera Utara AKBP Irvan Indarta mengatakan, kapal berkapasitas 30 ton BBM tersebut merupakan kapal pengangkut BBM APMS tujuan Kabupaten Morotai dengan ABK tiga orang.

"Kapal yang sudah bermuatan BBM itu sementara berlabuh atau sandar di dermaga kontainer atas seizin syahbandar Tobelo, sambil menunggu kedatangan mobil tangki Pertamina," kata Irvan.

Sambil menunggu mobil tangki itu, ada anak buah kapal (ABK) berinisial FM yang sedang sendirian di kapal untuk memperbaiki aki. Tiba-tiba terjadi percikan api yang mengakibatkan terjadinya ledakan dan kebakaran kapal.

Baca juga: Kapal Milik Dinas Perhubungan Sumba Timur Terbakar Saat Bersandar

Melihat kejadian itu, sebagian buruh pelabuhan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu memadamkan api dan menyelamatkan korban untuk dilarikan ke rumah sakit setempat.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi FM mengalami luka ringan.

"Akibat kejadian ledakan dan kebakaran tersebut, badan kapal sebagian terbakar dan hancur," ujar Irvan.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Corona di Jember, Tetapkan KLB hingga Jam Operasional Pasar Dibatasi

Cegah Corona di Jember, Tetapkan KLB hingga Jam Operasional Pasar Dibatasi

Regional
Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Regional
UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

Regional
Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Regional
'Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami'

"Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami"

Regional
Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Regional
Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Regional
Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Regional
Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Regional
Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Regional
Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Regional
Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Regional
Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Regional
Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X