Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/12/2017, 21:52 WIB
|
EditorErwin Hutapea

GUNUNGSITOLI, KOMPAS.com – Sejumlah warga dan pemerintah melakukan berbagai cara dan kegiatan unik menjelang perayaan puncak hari raya Natal pada 25 Desember mendatang.

Salah satunya seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, bersama pemuda gereja membuat pohon natal unik setinggi 10 meter dari bahan daur ulang sampah berupa koran bekas, plastik kresek hijau, dan batang pohon pinang yang sudah tumbang.

Kini, pohon natal tersebut dijadikan sebagai lokasi berswafoto oleh sebagian warga, baik yang sedang melintas maupun yang memang mempersiapkan diri untuk berswafoto di lokasi tersebut.

Pohon natal yang terletak di Bundaran Jembatan Nou Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, itu tepatnya di ujung Jalan Sirao menuju Jalan Diponegoro dan melingkar di Jalan Sudirman.

Salah satu pengunjung yang sedang berswafoto, Ceria Zega, mengaku senang dengan pohon natal di tengah Kota Gunungsitoli karena baru kali pertama kali ada di kota tersebut.

“Ya, senang sudah ada pohon natal dengan lampu kelap-kelipnya. Ketika melintas pun hati menjadi tenteram,” ujar Ceria Zega, warga Gunungsitoli, Sabtu (9/12/2017).

“Menurut informasi, pohon natal ini terbuat dari berbagai sampah. Meskipun dari sampah, tetapi senang bisa berfoto-foto,” tambah Zega.

Baca juga: Kreasi Tukang Ojek di Ambon, Pohon Natal Ini Dibuat dari Ratusan Botol Bir Bekas

Pohon natal ini menjadikan perayaan Natal menjadi lebih meriah dan warga berterima kasih kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli yang telah membangun pohon natal tersebut.

Masih di tempat yang sama, hal serupa juga diungkapkan oleh Jaya. “Bangga jugalah, sudah ada pohon natal, bisa foto-foto. Hitung-hitung ada koleksi foto, buat nambah di akun media sosial,” ucap Jaya sembari tersenyum, Sabtu (9/12/2017).

Warga yang terdiri dari anak-anak, muda-mudi, dan sejumlah pasangan tampak silih berganti berfoto bersama dan terkadang berswafoto di sekitar pohon natal itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.