Buwas Perintahkan Polisi Selidiki Izin Senjata di Rumah Produksi PCC

Kompas.com - 04/12/2017, 11:39 WIB
|
EditorReni Susanti

SEMARANG, KOMPAS.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso meminta jajaran di internal kepolisian dan BNN menelusuri kepengurusan izin senjata api yang ditemukan dalam penggerebekan rumah produksi pil PCC di Kota Semarang.

Salah satu tersangka, Johny, sempat berkelakar mendapat izin dari kepolisian. Selain itu satu unit pistol beserta 10 peluru karet mirip dengan senjata yang dipunyai BNN.

"Saya minta ini ditelusuri izinnya. Siapa tahu ada oknum dikasih pil dulu lalu dikeluarkan izinnya. Begitu juga senjata dan amunisinya," kata Buwas, di sela konferensi pers di Semarang, Senin (4/12/2017).

Buwas ingin memastikan bahwa senjata api merek Zettira yang digunakan bukan berasal dari BNN. Karenanya, ia ingin agar itu dipastikan.

"Senjata ini kalau diganti pelurunya sudah bisa. Kalau ini masih pakai karet, tapi merek senjatanya hampir sama dengan kami," tuturnya.

(Baca juga : Buwas: 13 Juta Pil PCC Disita dari Rumah Produksi di Semarang )

Selain menelusuri izin, BNN juga menelusuri sumber bahan baku yang digunakan. Di lokasi penggerebekan di Jalan Halmahera Nomor 27 Semarang, setidaknya masih tersimpan bahan baku mentah sebanyak 156 kg.

Bahan baku itu diperkirakan mampu memproduksi 4-5 juta butir pil PCC tiap hari. "Bahan baku masih banyak. Dari China dan India," tambah jenderal 57 tahun itu.

Untuk pemasaran, ia menduga dilakukan melalui jasa ekspedisi. Tiap satu kemasan berisi 20.000 butir, dengan 1 butir dihargai Rp 3.000.

Dalam penggerebekan itu, setidaknya ada 13 orang yang ditangkap. Dua di antaranya sebagai pelaku utama. Mereka dijerat Pasal 197 junto pasal 106 ayat 1 UU Nomor 36 tentang Kesehatan.

"Kami kerja sama supaya mengungkap darimana barang, masuknya apa, legal atau tidak, nanti ditemukan pada pengembangan. Kami butuh waktu untuk pengembangan," paparnya. 

Kompas TV Badan Narkotika Nasional melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Jalan Halmahera Raya Kota Semarang, Jawa Tengah.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.