Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mbah Maimun Minta Kiai Muda Selalu Cinta NKRI dan Hormati Keberagaman

Kompas.com - 03/12/2017, 16:15 WIB
Kontributor Ungaran, Syahrul Munir

Penulis

AMBARAWA, KOMPAS.com - Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Maimun Zubair mengingatkan agar para kiai pimpinan pondok pesantren selalu menanamkan hubbul wathon atau rasa cinta tanah air kepada para santrinya.

Hal itu dikatakan oleh Mbah Maimun, panggilan akrab KH Maimun Zubair, di hadapan 300 kiai muda se-Jawa Tengah dalam acara Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Wakaf Literasi Islam Indonesia (Wali), Candirejo, Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu (2/12/2017) sore.

Dalam ceramahnya Mbah Maimun menyampaikan bahwa mempunyai semangat kebangsaan sangatlah penting, termasuk bagi orang muslim.

"Saya berharap agar kamu yang hadir saat ini selalu tanamkan pada dirimu dan pondokmu selalu cinta tanah air NKRI ini," ungkap Mbah Maimun, dikutip dari siaran pers Humas Ponpes Wali, Minggu (3/12/2017) siang.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang, ini juga mengatakan bahwa bangsa Indonesia sangat kaya akan budaya dan adat istiadat. Maka dari itu, ia berpesan kepada para kiai muda ini untuk menghormati keragaman budaya dan adat istiadat.

"Indonesia ini kaya dari budaya dan istiadat maka dari itu, kita yang hadir saat ini agar selalu menghormati keberagaman yang dimiliki Indonesia," ucapnya.

Baca juga : Bursa Kandidat Pilkada Jateng, PPP Munculkan Putra Maimun Zubair

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Wali KH Anis Maftuhin mengatakan, kegiatan yang bertajuk Multaqa Kebangsaan oleh Forum Silaturrahim Kiai Muda (FSKM) se-Jawa Tengah yang digelar di pesantrennya ini mengambil tema "Meneguhkan semangat ukhuwah Islamiyah, wathaniyah, basyariyah untuk keutuhan NKRI"

Salah satu rangkaian acara yang digelar adalah "Ngaji Jurnalistik" sebagai strategi dan teknik dakwah di era digital untuk generasi milenial.

Adalah sebuah fakta tidak bisa dihindarkan lagi bagi kiai muda bahwa mereka harus melek terhadap media sosial dan media digital.

"Namun demikian, sejauh ini kiai muda masih memiliki keterbatasan. Untuk itu, perlunya dilakukan pelatihan-pelatihan," kata Kiai Anis.

Baca juga : Tanah dan Air dari Istana Maimun Iringi Perjalanan Gowes Pesona Nusantara

Hadir juga dalam acara ini Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Condro Kirono, ulama dari Suriah Syaikh Umar Muhammad Rojab Dieb, Mufti Damaskus Syaikh Mahmud Syahadah dan anggota DPR RI M Arwani Thomafi serta 300 kiai muda pengasuh Ponpes se-Jawa Tengah.

Kompas TV Safari Bulan Suci Ramadhan Kapolri dimulai dengan mengunjungi Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com