Dedi Mulyadi Nilai Publik Tunggu Perubahan Golkar Lewat Munaslub

Kompas.com - 03/12/2017, 13:13 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi ketika ditemui rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (30/11/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIRKetua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi ketika ditemui rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (30/11/2017).
|
EditorBayu Galih

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai bahwa upaya perubahan Partai Golkar melalui musyawarah nasional luar biasa (munaslub) justru ditunggu dan didukung oleh publik.

Harapan publik tersebut, menurut Dedi, sepatutnya dijadikan momentum untuk dimanfaatkan oleh seluruh anggota partai dalam memperbaiki kondisi partai yang semakin menurun citra dan elektabilitasnya sekarang ini.

"Kondisi ini berbeda saat dahulu pasca-reformasi yang justru adanya keinginan perubahan dalam tubuh Golkar, tapi tak dipercaya oleh publik. Sekarang justru terbalik dan tergantung bagaimana para pemimpin memutuskan segera digelar munaslub," kata Dedi kepada Kompas.com, Minggu (3/12/2017).

Dedi menambahkan, jika upaya memperbaiki citra partai melalui munaslub tak segera dilaksanakan, Partai Golkar tak akan pernah mendapatkan kesempatan waktu kembali untuk melakukan perubahan.

(Baca juga: Yorrys Sebut Munaslub Golkar Digelar Paling Lambat 15 Desember 2017)

Apalagi, pelaksanaan pilkada dan pemilu legislatif sebentar lagi, dan menjadi ajang pembuktian partai berlambang beringin itu untuk bisa kembali meraih kepercayaan publik.

"Kalau tidak sekarang sesegera mungkin, kepercayaan itupun akan terus tergerus dan hilang seketika," ujar Bupati Purwakarta itu.

Apabila kepentingan politik untuk melakukan perubahan partai sekarang ini dianggap oleh pimpinan partai menunggu proses hukum Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto selesai, tambah Dedi, waktu dan kesempatannya akan habis.

(Baca juga: Dedi Mulyadi: Jokowi Restui Airlangga Bertarung di Munaslub)

Publik pun menilai Partai Golkar akan sama saja citranya seperti saat ini, yang elektabilitasnya jatuh pasca-kasus yang menjerat Setya Novanto.

"Munaslub itu menjadi kebutuhan organisasi karena hari ini Partai Golkar terus mengalami penurunan elektabilitas yang tajam, maka harus ada perubahan. Jadi, proses praperadilan maupun peradilan Pak Setya Novanto tidak terkait dengan munaslub yang diusulkan oleh DPD I," ucap Dedi.

Saat ini, usulan Munaslub Partai Golkar dari 31 DPD Provinsi sudah disetujui dan telah diajukan ke pimpinan pusat untuk segera ditindaklanjuti secepatnya.

Kompas TV Kosgoro 1957 menambah banyak dukungan untuk Airlangga Hartarto di Munaslub Golkar.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.