Menteri Yohana Beri "Trauma Healing" Pengungsi Gunung Agung

Kompas.com - 02/12/2017, 14:49 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA),   Yohana Susana Yembise memeluk  Rurun Rahmawati (15), siswa kelas VII   Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Ungaran dalam acara Peringatan Hari Anak   Nasional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Jumat (9/9/2016). Kontributor Ungaran, Syahrul MunirMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Susana Yembise memeluk Rurun Rahmawati (15), siswa kelas VII Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Ungaran dalam acara Peringatan Hari Anak Nasional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Jumat (9/9/2016).
|
EditorKurnia Sari Aziza

MAGELANG, KOMPAS.com - Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) memberikan pendampingan kepada para pengungsi perempuan dan anak-anak korban bencana erupsi Gunung Agung, Bali. Pendampingan itu berupa trauma healing psikologis, serta bantuan kebutuhan khusus.

"Tugas kami adalah memberikan pendampingan, trauma healing psikologis, serta memberikan bantuan berupa kebutuhan khusus perempuan dan anak seperti susu dan popok," kata Menteri PPA Yohana Yambise usai menghadiri kampanye Bersama Lindungi Anak (Berlian) di Gedung Wiworo Wiji Pinilih, Kota Magelang, Sabtu (2/12/2017).

Yohana mengatakan, pendampingan ini dilakukan sejak awal musibah terjadi hingga Gunung Agung benar-benar pulih. Dalam penanganan ini, Yohanna berkoordinasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan lainnya.

"Pendekatan kami lakukan secara psikologis kepada perempuan dan anak sejak awal, sampai mereka (korban) stabil secara mental dan psikologis," ujarnya.

Baca juga : Pemerintah Jamin Kebutuhan Pengungsi Gunung Agung

Tidak hanya di Bali, pihaknya juga membangun posko-posko di daerah yang terdampak bencana alam seperti erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara dan beberapa daerah yang terdampak siklon tropis Cempaka.

"Di banyak daerah, di Sumatera Utara, Yogyakarta, dan sebagainya,. Kami koordinasikan Satuan Tugas (Satgas), kami berdayakan mereka bersama dengan dinas-dinas yang ada di daerah," kata Yohana.

Baca juga : BNPB: Pengungsi Sementara Erupsi Gunung Agung Lebih dari 40.000 Orang

Adapun jumlah perempuan dan anak korban bencana alam yang ditangani oleh Kementerian PPA mencapai ribuan orang. Penanganan ini, kata dia, sebagai bukti negara hadir untuk semua warga.

"Jumlahnya cukup banyak, kalau tidak salah yang kami tangani, salah satu saja ya, di Kabupaten Gianyar ada sekitar 2.900 orang. Yang lain-lain saya masih tunggu koordinasinya. Di Sumatera Utara cukup banyak juga, termasuk 700 korban," ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melihat Kesiapan Tarakan, Salah Satu Kota yang Jadi Lokasi Uji Coba New Normal

Melihat Kesiapan Tarakan, Salah Satu Kota yang Jadi Lokasi Uji Coba New Normal

Regional
Update Covid-19 Bengkulu, Jumlah Pasien Bertambah 14 Orang

Update Covid-19 Bengkulu, Jumlah Pasien Bertambah 14 Orang

Regional
PSBB Gorontalo Diperpanjang untuk Persiapan New Normal

PSBB Gorontalo Diperpanjang untuk Persiapan New Normal

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Belajar di Rumah Sampai 15 Juni

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Belajar di Rumah Sampai 15 Juni

Regional
Kronologi Suami Istri Tewas Tertabrak Mobil Saat Hendak Ber-Lebaran

Kronologi Suami Istri Tewas Tertabrak Mobil Saat Hendak Ber-Lebaran

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, tapi Rumah Ibadah Mulai Dibuka

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, tapi Rumah Ibadah Mulai Dibuka

Regional
Mengaku Kelaparan, Kakek 61 Tahun Curi Kopi hingga Semir Sepatu di Minimarket

Mengaku Kelaparan, Kakek 61 Tahun Curi Kopi hingga Semir Sepatu di Minimarket

Regional
Seorang Ayah Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil, Terbongkar Saat Ditanya Nenek

Seorang Ayah Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil, Terbongkar Saat Ditanya Nenek

Regional
Bebas dari Penjara, Napi Asimilasi Perkosa Anak Calon Istrinya

Bebas dari Penjara, Napi Asimilasi Perkosa Anak Calon Istrinya

Regional
Terungkap Pabrik Miras Palsu Bermerek Impor di Bandung Barat

Terungkap Pabrik Miras Palsu Bermerek Impor di Bandung Barat

Regional
Saat Para Pemuda Antar Ketupat untuk Tenaga Medis Covid-19: Biar Mereka Ikut Lebaran

Saat Para Pemuda Antar Ketupat untuk Tenaga Medis Covid-19: Biar Mereka Ikut Lebaran

Regional
Polda Jateng Tunggu Hasil Lab Iptu SY, Pengendara yang Tabrak Rumah Warga

Polda Jateng Tunggu Hasil Lab Iptu SY, Pengendara yang Tabrak Rumah Warga

Regional
Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Regional
Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Regional
Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X