Sebelum Dinikahkan, Pasangan Belia Ini Disidang di Pengadilan Agama

Kompas.com - 30/11/2017, 12:50 WIB
Pernikahan pasangan usia muda antara Arlin (17) dan Andini (15) di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Minggu (26/11/2017).Kompas.com/Junaedi Pernikahan pasangan usia muda antara Arlin (17) dan Andini (15) di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Minggu (26/11/2017).

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mapilli, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sumaila mengatakan, pernikahan dini pasangan belia, Arlin Prama Aspar (17) dan Andini Pratiwi Ridwan (15), Minggu (26/11/2017) lalu, direstui berdasarkan keputusan pengadilan agama.

Menurut Sumaila, berkas administrasi kedua calon mempelai telah lengkap dan tak ada alasan untuk menunda atau menolak pernikahan keduanya.

Dia mengakui, kedua pasangan belia ini memang masih tergolong anak sesuai Undang-undang Perlindungan Anak dan Undang-undang Pernikahan. Namun kedua pasangan tersebut telah resmi mendapat dispensasi dari Pengadilan Agama Polewali Mandar, setelah yang bersangkutan menjalani proses sidang di Pengadilan Agama Polewali Mandar.

"Kami juga tidak berani menikahkan jika tidak ada dispensasi dari pengadilan agama," terangnya.

Khalid Rasyid, sang penghulu, mengatakan, proses ijab kabul pasangan Arlin dan Andini berlangsung lancar dengan mahar berupa dua buah cincin emas dengan seperangkat alat shalat yang dibayar tunai.

"Alhamdulillah lancar. Hanya satu kali sebut langsung sah," jelas Khalid Rasyid.

Baca juga : Di Polewali Mandar, Pernikahan di Bawah Umur Heboh di Medsos

Di tempat terpisah, Kepala Kemenag Polman, Imran Kanjuli menyatakan pernikahan pasangan belia ini bukan di bawah tangan. Menurutnya, pernikahan di bawah umur memang melanggar Undang-undang Perlindungan Anak dan Undang-undang Pernikahan, namun jika ada dispensasi dari Pengadilan Agama setelah proses sidang, maka pernikahan boleh saja digelar. Menurut Imran, pernikahan mereka bukanlah kekeliruan.

Imran menjelaskan, sebelum pernikahan disetujui atau dilakukan, pasangan tersebut dicatat khusus di Pengadilan Agama. Berkas dokumen dispensasi dari Pengadilan Agama itulah menjadi dasar terakhir KUA mengeluarkan surat nikah secara sah bagi kedua mempelai.

"Saya kira KUA Kecamatan Mapilli tidak akan berani melakukan itu kalau tidak ada dispensasi dari kantor Pengadilan Agama," jelasnya.

Ansar, kaka Sulung Arlin mengaku telah menempuh prosedur panjang untuk menikahkan adiknya, Arlin dengan Andini, yang sah secara hukum, agama dan adat.

Arlin, kata Ansar, sudah menempuh beberapa kali persidangan di Pengadilan Agama Polewali Mandar sebelum mendapatkan putusan dispensasi yang menjadi dasar untuk menikahkan kedua pasangan belia tersebut.

Ansar menegaskan, pernikahan adiknya itu dilakukan demi mencegah fitnah dan jauh lebih baik. Jika kedua pasangan itu sudah cocok dan sepakat dinikahkan, hal itu bukanlah masalah.

"Mencegah itu lebih baik, kalau kedua pasangan sudah suka sama suka dan sepakat menikah, saya kira itu lebih baik daripada menimbulkan fitnah keluarga dan masyarakat,” jelas Ansar.

Baca juga : Pernikahan Dini karena Ekonomi Masih Marak Terjadi di Rembang

Ketua Pengadilan Agama Polewali, Hasbi, mengatakan bahwa pernikahan keduanya telah resmi didaftarkan di Pengadilan Agama. Menurut Hasbi, pernikahan tersebut dilakukan karena bersifat urgen.

"Orangtua mempelai yang mengajukan permohonan ke Pengadilan Agama kan melalui persidangan. Setelah itu hasilnya hakim yang memutuskan," katanya.



EditorFarid Assifa
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Regional
PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

Regional
Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Regional
Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Regional
Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Regional
Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Regional
Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Regional
Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Regional
2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional
Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Regional
Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Regional
Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Regional
Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Regional
Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Hukuman Percobaan 6 Bulan

Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Hukuman Percobaan 6 Bulan

Regional

Close Ads X