Kompas.com - 29/11/2017, 17:36 WIB
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Wonogiri sementara meninjau lokasi dan membawa logistik di lokasi bencana banjir di Pracimantoro, Selasa ( 28/11/2017). dok. BPBD Wonogiri Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Wonogiri sementara meninjau lokasi dan membawa logistik di lokasi bencana banjir di Pracimantoro, Selasa ( 28/11/2017).
|
EditorReni Susanti

SEMARANG, KOMPAS.com - Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah menetapkan status darurat bencana akibat dampak dari badai. Status darurat diberlakukan selama 7 hari ke depan.

"Iya (darurat bencana). Ditetapkan selama 7 hari," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah Sarwa Pramana, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (29/11/2017).

Wonogiri menjadi salah satu wilayah yang terkena dampak akibat hujan deras beberapa hari terakhir. Hujan deras itu mengakibatkan banjir yang menggenangi ratusan rumah setempat.

Air bah bahkan merendam di hampir seluruh kecamatan di Wonogiri. Jika ditotal dengan longsor, kecamatan terdampak di Wonogiri menjadi 18 kecamatan.

"Kecamatan terdampak ada 18. Termasuk longsor kecil-kecil," sambung Sarwa.

(Baca juga : Banjir dan Longsor di Wonogiri, Empat Orang Meninggal )

Akibat banjir dan longsor itu, setidaknya empat orang dilaporkan meninggal dunia. Namun identitas mereka belum disampaikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Ketua Divisi Operasi Tim SAR Wonogiri Ashari Mursito Wisnu, dari empat korban itu, dua korban ditemukan di Tirtomoyo dan dua lainnya di Manyaran.

Banjir di Wonogiri tidak lepas dari cuaca ekstrim akibat pengaruh Siklon Tropis Cempaka. BMKG memberikan peringatan dini adanya siklon tropis cempaka yang berada di perairan sekitar 32 km sebelah selatan-tenggara Pacitan, Provinsi Jawa Timur.

Dampak dari badai cempaka itu cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi di Jawa dan Bali. Cuaca ektrem telah menyebabkan banjir, longsor, dan puting beliung di 21 kabupaten/kota di Pulau Jawa dan Bali, termasuk Wonogiri. 

Kompas TV Sebuah truk pengangkut pasir dievakuasi oleh alat berat.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.