Kompas.com - 29/11/2017, 10:02 WIB
Warga menembus banjir yang melanda ruas Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/11). Sedikitnya 1.033 jiwa terdampak banjir masih mengungsi di beberapa posko BPBD Kabupaten Bandung. Sebanyak 4.097 unit rumah, 10 gedung sekolah, dan 27 tempat ibadah di tiga kecamatan terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi dan meluapnya Sungai Citarum. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/kye/17 NOVRIAN ARBIWarga menembus banjir yang melanda ruas Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/11). Sedikitnya 1.033 jiwa terdampak banjir masih mengungsi di beberapa posko BPBD Kabupaten Bandung. Sebanyak 4.097 unit rumah, 10 gedung sekolah, dan 27 tempat ibadah di tiga kecamatan terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi dan meluapnya Sungai Citarum. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/kye/17
|
EditorErwin Hutapea

BANDUNG, KOMPAS.com - Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC) berencana membuat terowongan air sepanjang 375 meter di sekitar Curug Jompong yang berlokasi di Jalan Terusan Nanjung, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.

Hal tersebut merupakan salah satu upaya BBWSC untuk mengeliminasi banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah yang ada di bantaran Sungai Citarum.

"Ini menjadi salah satu upaya dari serangkaian upaya lainnya untuk mengurangi banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung dan wilayah lainnya yang berada di sepanjang bantaran Sungai Citarum," ujar Kepala BBWSC Yudha Mediawan, di Kabupaten Bandung Barat, Rabu (29/11/2017).

Menurut dia, ke-13 anak Sungai Citarum di cekungan Bandung ini hanya memiliki satu outlet, yakni Curug Jompong. Namun, curug tersebut dinilai memberikan hambatan dalam kelancaran air untuk mengalir ke Waduk Saguling.

"Untuk itu, kita buat terowongan Nanjung dengan panjang 375 meter, dan itu bisa mengalirkan air lebih kurang 600 meter persegi per detik," jelas dia.

Progres pembuatan terowongan Nanjung sendiri sudah dalam proses desain, pemodelan, serta perhitungan simulasi. "Progres semua sudah ready, percepatan sekali. Pemodelan pun ada dua, pemodelan numerical dan pemodelan fisik oleh Puslitbang Air," ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Penanganan Citarum, Luhut Sebut Semua Pihak Harus Sadar

Pihaknya menargetkan groundbreaking untuk terowongan Nanjung Curug Jompong ini bisa terlaksana pada tahun 2018. Saat ini BBWSC masih menunggu kajian dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat terkait untuk kebutuhan izin amdal.

Selain pembuatan terowongan air di Curug Jompong, pihaknya pun telah melakukan upaya lainnya yang saat ini sedang dalam progres, di antaranya peningkatan kapasitas aliran air di 13 anak Sungai Citarum dan pembuatan kolam retensi di Kampung Cieunteun, Desa Baleendah, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.

Upaya pembebebasan lahan di sejumlah wilayah di bantaran Sungai Citarum pun dilakukan, seperti di bantaran Sungai Cikijing, Cikeruh, Cimande, dan Cisangkul.

"Cimande dan Cikeruh progresnya sudah 30 persen. Untuk Cikijing ini progres pembebasan lahan tanahnya belum dilakukan karena masih dalam proses. Kemudian Floodway Cisangkuy sendiri progresnya sangat rendah karena kaitannya dengan pembebasan lahan yang baru 15 persen. Untuk kolam retensi Cienteung itu sudah 40 persen. Jadi pembebasan tanahnya hampir 90 persen," bebernya.

Hal tersebut terjadi lantaran ketersediaan dana yang dibutuhkan. Meski begitu, kata Yudha, pembebasan lahan tanah ini berjalan dengan lancar. "Karena kami kemarin mendapat anggaran dana pembebasan lahan itu baru Rp 120 miliar dari Rp 376 miliar yang dibutuhkan," jelasnya.

Meski begitu, penanganan persoalan Sungai Citarum ini tak hanya membenahi yang bersifat kultural, tetapi juga harus dibarengi dengan penanganan non-struktural. "Seperti penanaman pohon, upaya ini akan dikampanyekan bersama ke semua stakeholder agar semua sungai ini adalah milik bersama," pungkasnya.

Kompas TV Banjir luapan Sungai Citarum sejak Sabtu (18/11) pagi masih merendam ribuan rumah yang berada di 3 kecamatan di Kabupaten Bandung.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.