Hujan Deras, Pencarian Satu Korban Longsor Dihentikan Sementara

Kompas.com - 28/11/2017, 20:41 WIB
Tim SAR gabungan saat melakukan proses pencarian korban tertimbun longsoran Talud Sungai Winongo. KOMPAS.com/Wijaya KusumaTim SAR gabungan saat melakukan proses pencarian korban tertimbun longsoran Talud Sungai Winongo.
|
EditorReni Susanti

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Proses pencarian Barjono, korban yang tertimbun longsoran material talud Sungai Winongo di Jlagran, RT 01 RW 01, Kelurahan Pringgokusuman, Kecamatan Gedongtengen, Yogyakarta, dihentikan sementara.

Penghentian proses evakuasi dilakukan karena kondisi medan yang berbahaya akibat guyuran hujan deras.

"Proses pencarian pada pukul 19.30 WIB tadi diputuskan dihentikan sementara," ujar Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY, Wahyu Pristiawan di lokasi kejadian, Selasa (28/11/2017).

Pristiawan menjelaskan, tim memutuskan untuk menghentikan sementara pencarian karena hujan di lokasi kejadian semakin deras. Mereka khawatir akan terjadi longsor susulan. "Kita hentikan lebih pada alasan faktor keamanan," tuturnya. 

(Baca juga : 2 Korban yang Tertimbun Longsor di Yogyakarta Ditemukan Meninggal)

Proses pencarian, sambung Pristiawan, akan dilanjutkan pada Rabu (29/11/2017) sekitar pukul 07.00 WIB. "Untuk lokasinya kita perkirakan tidak jauh dari dua korban yang sudah ditemukan awal," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, dua korban atas nama Ambar dan cucunya Aurora (3 bulan) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara satu korban lagi atas nama Barjono (suami Ambar) masih belum ditemukan. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diburu Selama 55 Hari, Pembakar Ningsih, Wanita Asal Kulon Progo Akhirnya Ditangkap

Diburu Selama 55 Hari, Pembakar Ningsih, Wanita Asal Kulon Progo Akhirnya Ditangkap

Regional
Irwan, Petani Lulusan S2 Ciptakan Media Tanam dari Popok Bayi, Ini Kelebihannya

Irwan, Petani Lulusan S2 Ciptakan Media Tanam dari Popok Bayi, Ini Kelebihannya

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemeriksaan di Perbatasan Sulbar-Sulteng Diperketat

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemeriksaan di Perbatasan Sulbar-Sulteng Diperketat

Regional
Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter

Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter

Regional
4 Pria Perkosa Remaja di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

4 Pria Perkosa Remaja di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Jenazah Santri yang Hilang Saat Tolong Teman Tenggelam Ditemukan

Jenazah Santri yang Hilang Saat Tolong Teman Tenggelam Ditemukan

Regional
Libur Panjang, Kebun Raya Cibodas Mulai Diserbu Wisatawan

Libur Panjang, Kebun Raya Cibodas Mulai Diserbu Wisatawan

Regional
Libur Panjang, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Naik Kereta Api

Libur Panjang, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Naik Kereta Api

Regional
Kasus AWK, Anggota DPD RI yang Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali, Mengaku Telah Baca Kitab Suci

Kasus AWK, Anggota DPD RI yang Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali, Mengaku Telah Baca Kitab Suci

Regional
Libur Panjang, Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test Acak

Libur Panjang, Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test Acak

Regional
Tol Jakarta-Cikampek Padat, 'Contraflow' Diberlakukan

Tol Jakarta-Cikampek Padat, "Contraflow" Diberlakukan

Regional
Gempa Putus Kabel PLN di Mamuju Tengah, Listrik Ratusan Rumah Padam

Gempa Putus Kabel PLN di Mamuju Tengah, Listrik Ratusan Rumah Padam

Regional
Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Ngaku Sudah Cabut Laporan, Polda: Kami Belum Terima

Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Ngaku Sudah Cabut Laporan, Polda: Kami Belum Terima

Regional
Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi: Tak Ada Kerusakan di Candi

Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi: Tak Ada Kerusakan di Candi

Regional
Lumba-lumba 2,5 Meter Ditemukan Mati di Perairan Gunungkidul

Lumba-lumba 2,5 Meter Ditemukan Mati di Perairan Gunungkidul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X