1.668 Rumah di Kabupaten Bandung Terendam Banjir, 399 Jiwa Mengungsi

Kompas.com - 28/11/2017, 18:05 WIB
Warga menembus banjir yang melanda ruas Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/11). Sedikitnya 1.033 jiwa terdampak banjir masih mengungsi di beberapa posko BPBD Kabupaten Bandung. Sebanyak 4.097 unit rumah, 10 gedung sekolah, dan 27 tempat ibadah di tiga kecamatan terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi dan meluapnya Sungai Citarum. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/kye/17 NOVRIAN ARBIWarga menembus banjir yang melanda ruas Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/11). Sedikitnya 1.033 jiwa terdampak banjir masih mengungsi di beberapa posko BPBD Kabupaten Bandung. Sebanyak 4.097 unit rumah, 10 gedung sekolah, dan 27 tempat ibadah di tiga kecamatan terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi dan meluapnya Sungai Citarum. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/kye/17
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Sedikitnya 1.668 rumah di Kabupaten Bandung terendam banjir akibat tiga sungai di daerah itu meluap setelah hujan mengguyur wilayah itu, Senin (27/11/2017).

Tiga sungai yang meluap adalah Sungai Cisangkuy, Cikapundung, dan Citarum. Bahkan, air dari ketiga sungai itu meluap ke permukiman warga.

Informasi tersebut berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung yang dihimpun Tribun Jabar, Selasa (28/11/2017).

Satu gedung sekolah dan 8 tempat ibadah di 11 kampung di Kecamatan Baleendah juga ikut terendam banjir dengan ketinggian bervariatif, mulai 10 centimeter hingga 150 centimeter.


Banjir terparah terjadi di Kampung Cieunteung dan Cigosol, Kelurahan Baleendah yang mencapai 150 centimeter.

Banjir juga menggenangi Jalan Anggadireja Ciparay-Dayeuhkolot dan Andir-Katapang dengan ketinggian 120 centimeter sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan bermotor.

Dampak dari banjir itu, sedikitnya 124 keluarga yang terdiri dari 399 jiwa kembali mengungsi ke tiga tempat pengungsian, yakni di gedung INKANAS, gedung SKB, dan Pom Bensin Mekarsari di Kelurahan Baleendah.

Baca juga : Banjir di Porong, Enam Perjalanan Kereta Api Terganggu

Rincian 399 pengungsi itu adalah  49 orang lanjut usia, 39 anak balita, 2 ibu hamil, 26 anak, dan 15 ibu menyusui.

Banjir juga merendam sejumlah kampung di Kecamatan Dayeuhkolot dan Bojongsoang.

Beberapa upaya itu antara lain mengaktifkan kembali posko darurat di Kecamatan Baleendah, melakukan penelitian ke lokasi titik rawan banjir dan mengevakuasi warga, khususnya di tiga kecamatan serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bandung untuk mendistribusikan fasilitas logistik dan pangan ke lokasi-lokasi pengungsian.

"Sejak 7 November, BPBD Kabupaten Bandung turun ke lapangan untuk antisipasi di tiga kecamatan yang rawan banjir. Namun, banjir kali ini meluas hingga wilayah Cileunyi, Rancaekek, dan tempat-tempat lain yang biasanya tidak pernah banjir. Ketinggian air pun tidak seperti kemarin-kemarin," ujar Kepala Bidang Kedaruratan Bencana dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Heru Kiatno saat dihubungi melalui telepon, Selasa (28/11/2017).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Regional
Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Regional
Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Regional
Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Regional
Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Regional
Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Regional
Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Regional
Lepas Kendali, Mobilio 'Nyungsep' di Persimpangan Lampu Merah

Lepas Kendali, Mobilio "Nyungsep" di Persimpangan Lampu Merah

Regional
Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Regional
Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Regional
Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Regional
Senyum Cerita Para Siswa SD , Walau Mereka Belajar Menggunakan Atap Terpal...

Senyum Cerita Para Siswa SD , Walau Mereka Belajar Menggunakan Atap Terpal...

Regional
Gubernur Sumsel Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Melakukan Pembakaran

Gubernur Sumsel Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Melakukan Pembakaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X