Di Ogan Ilir, Bunga Rafflesia Ditemukan Tumbuh di Samping Rumah Warga

Kompas.com - 28/11/2017, 09:24 WIB
Rafflesia patma yang mekar di Kebun Raya Bogor pada tanggal 29 Juli 2015 Rafflesia patma yang mekar di Kebun Raya Bogor pada tanggal 29 Juli 2015


INDRALAYA, KOMPAS.com - Warga Dusun 3 Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, heboh. Sebab, di halaman samping rumah milik Galih Pramedya Putra tumbuh bunga yang mengeluarkan bau busuk seperti bangkai yang dikenal dengan bunga rafflesia.

Bunga yang biasanya tumbuh di hutan-hutan di Provinsi Bengkulu itu kali pertama ditemukan oleh Galih pada Jumat (24/11/2017) sore.

Bunga bangkai atau bunga rafflesia itu saat ini sudah mekar sempurna dengan warna merah marun.

Menurut Galih, dia adalah orang yang kali pertama menemukan bunga itu saat mencium bau busuk yang menyengat dari samping rumahnya. Kemudian, dia memeriksa sumber bau itu dan menemukan sekuntum bunga berwarna merah marun yang dikerumuni lalat.

Saat ditemukan kali pertama, bunga itu masih menguncup dan belum mengembang seperti saat ini.

Lalu Galih membersihkan lokasi sekitar bunga yang masih penuh semak belukar untuk memudahkan warga yang ingin melihat bunga langka tersebut.

“Saat saya tahu bahwa bau menyengat berasal dari bunga bangkai yang ada di samping rumah saya, langsung sekitar lokasi bunga saya bersihkan agar bunga mudah dilihat oleh warga yang hendak melihat,” kata dia.

Ketika diukur, bunga itu memiliki lebar 40 cm dan tinggi 45 cm. Di antara kuncup dan bunga terdapat batang yang berwarna merah dengan titik-titik seperti serbuk berwana kuning.

Baca juga: Bunga Rafflesia Berkelopak 6 Mekar Sempurna di Bengkulu

Adanya temuan bunga itu menarik perhatian warga dan pelajar. Terbukti hari ini sejumlah pelajar SLTP setempat tertarik dan datang untuk melihat bunga langka tersebut. Para pelajar itu juta tak lupa berfoto di dekat bunga tersebut.

“Pengin tahu dari dekat bentuk bunga bangkai yang selama ini hanya tahu dari buku dan televisi saja,” kata salah satu pelajar.

Hingga hari ini, masih banyak warga Ogan Ilir yang datang untuk melihat bunga yang sudah masuk ke fase layu tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X