Gubernur Bali Imbau Warga Gunung Agung Mengungsi ke Karangasem

Kompas.com - 27/11/2017, 15:31 WIB
Wakil Gubernur Bali I ketut Sudikerta Robinson GamarWakil Gubernur Bali I ketut Sudikerta
|
EditorFarid Assifa

KARANGASEM, KOMPAS.com - Gubernur Bali I Made Mangku Pastika mengimbau agar warga sekitar Gunung Agung mengungsi ke wilayah sekitar Karangasem saja.

Sebelumnya, saat Gunung Agung mengalami krisis di pertengahan September 2017 lalu, warga sekitar Gunung Agung mulai mengungsi ke beberapa daerah di Bali.

Menurut Pastika, jika warga mengungsi ke Karangasem, akan membantu petugas dalam memberikan pelayanan.

Hal ini disampaikan Pastika saat mengunjungi Pos Pantau Gunung Agung yang terletak di Desa Rendang, Karangasem, Bali.

"Imbauan saya sedapat mungkin di Kabupaten Karangasem, kordinasi lebih mudah, penyaluran logisitik juga lebih mudah," kata Pastika.

Selain kemudahan pelayanan logistik, dengan konsentrasi pengungsi di Karangasem akan menghindari sejumlah keruwetan. Misalnya untuk kebutuhan pendidikan dan kesehatan. Pastika menyebutkan, tidak semua wilayah di Karangasem terancam bahaya letusan Gunung Agung.

Baca juga : Erupsi Gunung Agung, Lima Penerbangan Makassar ke Bali Dibatalkan

Hanya ada 20 desa di radius bahaya Gunung Agung. Sedangkan di seluruh Karangasem terdapat 76 desa. Diperkirakan ada 150.000 warga yang harus mengungs. Pastika menyatakan siap menyediakan logistik dan perlengkapan untuk pengungsi.

"Kebutuhan logistik tidak perlu khawatir," kata Pastika.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Corona di Sumsel 1.019 Orang, Gugus Tugas Butuh Mobil Lab

Pasien Corona di Sumsel 1.019 Orang, Gugus Tugas Butuh Mobil Lab

Regional
Cerita Risma Soal Bantuan Corona, Geger Mobil PCR hingga Bersyukut Ada BIN

Cerita Risma Soal Bantuan Corona, Geger Mobil PCR hingga Bersyukut Ada BIN

Regional
Bayi Baru Lahir Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Bayi Baru Lahir Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Sebanyak 2.586 Calon Jemaah Haji Asal Kaltim Batal Berangkat, Diminta Tak Kecewa

Sebanyak 2.586 Calon Jemaah Haji Asal Kaltim Batal Berangkat, Diminta Tak Kecewa

Regional
Menkes dan Kepala BNPB Puji Cara Risma Tangani Covid-19 di Surabaya

Menkes dan Kepala BNPB Puji Cara Risma Tangani Covid-19 di Surabaya

Regional
Suami yang Aniaya Istri dan Direkam oleh Anaknya Kini Melarikan Diri

Suami yang Aniaya Istri dan Direkam oleh Anaknya Kini Melarikan Diri

Regional
Anak Minta Ponsel untuk Belajar, Seorang Ayah Nekat Menjambret

Anak Minta Ponsel untuk Belajar, Seorang Ayah Nekat Menjambret

Regional
Minta Jatah kepada Penerima BLT, Kepala Dusun dan Anggota BPD Diamankan Polisi

Minta Jatah kepada Penerima BLT, Kepala Dusun dan Anggota BPD Diamankan Polisi

Regional
Sebanyak 18 Tenaga Medis RS TK II Pelamonia Makassar Positif Covid-19, Semuanya OTG

Sebanyak 18 Tenaga Medis RS TK II Pelamonia Makassar Positif Covid-19, Semuanya OTG

Regional
Surabaya Jadi Zona Hitam, Apa yang Terjadi?

Surabaya Jadi Zona Hitam, Apa yang Terjadi?

Regional
Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Regional
Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Regional
Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Regional
Taman Nasional Way Kambas Belum Berencana Buka Akses Wisata

Taman Nasional Way Kambas Belum Berencana Buka Akses Wisata

Regional
Dian Kristiandi Dilantik Jadi Bupati Jepara, Gantikan Ahmad Marzuqi yang Terjerat Kasus Suap

Dian Kristiandi Dilantik Jadi Bupati Jepara, Gantikan Ahmad Marzuqi yang Terjerat Kasus Suap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X