Jelang Pilpres 2019, Relawan Kocak di Solo Dukung Jokowi dan Cak Imin

Kompas.com - 27/11/2017, 08:02 WIB
Relawan Kocak (Jokowi-Cak Imin) deklarasikan diri untuk mendukung Presiden Jokowi dan Cak Imin maju Pilpres 2019 di Solo, Jawa Tengah, Minggu (26/11/2017). KOMPAS.com/Labib ZamaniRelawan Kocak (Jokowi-Cak Imin) deklarasikan diri untuk mendukung Presiden Jokowi dan Cak Imin maju Pilpres 2019 di Solo, Jawa Tengah, Minggu (26/11/2017).
|
EditorErwin Hutapea

SOLO, KOMPAS.com - Relawan Kocak ( Jokowi- Cak Imin) di Solo, Jawa Tengah, mendeklarasikan diri untuk mengusung Presiden Joko Widodo dengan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dalam pesta demokrasi lima tahunan Pilpres 2019.

Koordinator Relawan Kocak Solo, Wisnu Arya, mengungkapkan, relawan Kocak merupakan perkumpulan pemuda dan pemudi di Solo dari berbagai latar belakang. Mereka memasang Presiden Jokowi dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut bukan tanpa alasan.

Sebab, mereka memiliki satu tujuan, yaitu ingin Indonesia ke depan menjadi negara demokrasi yang mengedepankan nilai toleransi berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta Islam Rahmatan Lil Alamin.

Wisnu Arya menilai, Cak Imin pantas menjadi pendamping Presiden Jokowi pada Pilpres 2019 karena selain sebagai keponakan dari mantan Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Cak Imin adalah panglima santri yang memiliki pemahaman Islam transformatif dan moderat.

"Awalnya kami ngobrol-ngobrol terus ngadain kopdar (kopi darat) buat deklarasi relawan (Kocak)," ungkap Wisnu seusai mendeklarasikan dukungannya di Solo, Minggu (26/11/2017).

Baca juga: Nasdem Masih Rahasiakan Calon Pendamping Jokowi di Pilpres 2019

Pemasangan Presiden Jokowi sebagai calon presiden 2019 dengan prestasinya dalam periode pertama dan Cak Imin sebagai pasangan calon wakil presiden 2019 adalah tepat, ideal, dan menjadi kebutuhan rakyat.

"Dua arus besar yang saat ini menjadi mainstream dalam peta politik nasional adalah kekuatan nasionalisme yang direpresentasikan melalui kekuatan PDI-P (Jokowi) dan kekuatan Islam nusantara, dalam hal ini adalah PKB (NU)," jelas dia.

"Selama kurun waktu tiga tahun pemerintahan Jokowi, dukungan PKB dan NU sebagai representasi kekuatan Islam nusantara tidak diragukan lagi," papar dia.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Video Dokter Tanpa Busana, Tersangka Ingin Minta Maaf Langsung kepada Korban

Kasus Video Dokter Tanpa Busana, Tersangka Ingin Minta Maaf Langsung kepada Korban

Regional
Terjepit Eskalator Pasar, Anak 4 Tahun Terbanting dan Luka

Terjepit Eskalator Pasar, Anak 4 Tahun Terbanting dan Luka

Regional
Diajak 'Wikwik' Melalui Facebook, Siswi SMP Jadi Korban Pencabulan

Diajak "Wikwik" Melalui Facebook, Siswi SMP Jadi Korban Pencabulan

Regional
Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Ganjar Usul Arisan ICU di Setiap RS Rujukan di Semarang Raya

Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Ganjar Usul Arisan ICU di Setiap RS Rujukan di Semarang Raya

Regional
Tersisa 1 Pasien Positif, Pemkab Maluku Barat Daya Yakin Segera Bebas dari Covid-19

Tersisa 1 Pasien Positif, Pemkab Maluku Barat Daya Yakin Segera Bebas dari Covid-19

Regional
Cari Kayu Bakar, Warga Malah Temukan Mayat Bayi Terbungkus Plastik

Cari Kayu Bakar, Warga Malah Temukan Mayat Bayi Terbungkus Plastik

Regional
Berapa Biaya Rapid Test di Bandara RHF Tanjungpinang?

Berapa Biaya Rapid Test di Bandara RHF Tanjungpinang?

Regional
Fakta Satpol PP Foto dengan Sepeda Brompton Seharga Rp 90 Juta, Dipinjami Komunitas Saat Bertugas

Fakta Satpol PP Foto dengan Sepeda Brompton Seharga Rp 90 Juta, Dipinjami Komunitas Saat Bertugas

Regional
Gadis yang Hilang Saat Beli Pulsa Ditemukan Kejang di Pinggir Jalan

Gadis yang Hilang Saat Beli Pulsa Ditemukan Kejang di Pinggir Jalan

Regional
'Jangankan Punya Sepeda Brompton, Anggota Satpol PP Saja Hidupnya Masih Susah'

"Jangankan Punya Sepeda Brompton, Anggota Satpol PP Saja Hidupnya Masih Susah"

Regional
11 Pendatang dari Zona Merah Dikarantina di GOR Satria Purwokerto

11 Pendatang dari Zona Merah Dikarantina di GOR Satria Purwokerto

Regional
9 Karyawan Positif Covid-19, Pabrik Pengolahan Kayu Ditutup, 3.600 Pekerja Dirumahkan

9 Karyawan Positif Covid-19, Pabrik Pengolahan Kayu Ditutup, 3.600 Pekerja Dirumahkan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Juli 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Juli 2020

Regional
Tersangka Kerusuhan di Mandailing Natal Bertambah Jadi 20 Orang

Tersangka Kerusuhan di Mandailing Natal Bertambah Jadi 20 Orang

Regional
Tersangka Pengunggah Video Dokter Tanpa Busana Menyesal, Ini Pengakuannya

Tersangka Pengunggah Video Dokter Tanpa Busana Menyesal, Ini Pengakuannya

Regional
komentar di artikel lainnya