Kompas.com - 26/11/2017, 05:59 WIB
|
EditorFarid Assifa

MEDAN, KOMPAS.com - Puncak dari acara Horja Siriaon atau pesta adat Muhammad Bobby Afif Nasution dengan Kahiyang Ayu Siregar adalah Mata Ni Horja dan Tapian Raya Na Martua.

Prosesi Mata Ni Horja adalah menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo beserta keluarga Solo dengan manortor hingga pemberian ulos. Sementara Tapian Raya Martua atau Marpangir adalah mengarak dengan iringan Gordang Sembilan kedua mempelai ke tapian atau sungai.

"Masa remaja berakhir di tapian. Diberikan juga petuah-petuah yang menggunakan sastra Mandailing asli. Mudah-mudahan kedua mempelai mendapat setawar sedingin, beranak bercucu tujuh turunan tidak terputus. Berpisahlah nanti setelah bungkuk..." kata Muhammad Saleh Nasution bergelar Pagar Martua (81), warga Jalan Pukat I Medan, Sabtu (25/11/2017).

Sepulang dari tapian, lanjut dia, Bobby dan Kahiyang akan membawa batu sebanyak tujuh buah. Dimasukkan ke wadah yang terbuat dari bambu berhias Surat Durung-durung atau daun-daunan yang memiliki arti. Tujuh batu tersebut menjadi simbol tujuh keturunan, disimpan di dalam rumah.

"Setelah itu diberi gelar oleh Raja Panusunan, diupa-upa, menortorlah orang itu suami istri," ucapnya.

Baca juga : Berita Foto: Ekspresi Jokowi Saat Manortor di Pesta Adat Kahiyang-Bobby

Saleh yang datang ke pesta Bobby dan Kahiyang mengenakan ulos Tapanuli Selatan pemberian mantan Gubernur Sumatera Utara Raja Inal Siregar ini mengharapkan, kedua mempelai dan keluarganya dirahmati Allah. Jangan ada yang merasa tertinggal atau merasa ditonjolkan, semua sama.

"Bobby dan Kahiyang harus seiya sekata. Jangan nanti karena ada fitnah begini-begitu, mereka berpisah, ini pesan saya. Kepada raja-raja atau suhut kahanggi, bersatulah, jangan biarkan Bobby sendirian karena ayahnya sudah tidak ada lagi," kata Saleh mengakhiri.

Setelah melewati semua prosesi adat, berdasarkan kesepakatan raja-raja Mandailing dan Tapanuli Bagian Selatan akhirnya Raja Panusunan memberikan Bobby gelar adat Sutan Porang Gunung Barining Naposo, dan Kahiyang bergelar Namora Pinayongan Kasayangan.

Menurut silsilah Mandailing, Bobby merupakan raja generasi ketujuh keturunan Raja Gunung Baringin Naposo dari Mandailing Natal Penyabungan Timur.

"Begitu menyandang gelar sebagai orang yang berumah tangga. Nama kecil tidak boleh dipanggil lagi. Semoga kalian berdua menjaga nama baik ini," kata Pandapotan Nasution selaku Raja Pasununan yang memimpin seluruh rangkaian Horja Siriaon.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.