Jaring Pemilih Milenial pada Pilkada Jatim, Azwar Anas Manfaatkan "Gadget"

Kompas.com - 23/11/2017, 17:33 WIB
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat berkunjung di perajin Monte di Kecamatan Singonjuruh, Banyuwangi. KOMPAS.COM/Ira RachmawatiBupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat berkunjung di perajin Monte di Kecamatan Singonjuruh, Banyuwangi.
|
EditorErwin Hutapea

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Abdullah Azwar Anas, calon wakil gubernur Jawa Timur yang berpasangan dengan Syaifullah Yusuf, mengaku sudah mempersiapkan kampanye khusus untuk para pemilih pemula.

Kepada Kompas.com, Kamis (23/11/2017), Anas mengaku akan lebih memanfaatkan gadget (gawai) dan dialog dengan mereka melalui media sosial. Anas mencontohkan ketika dia berkunjung di salah satu kafe, anak-anak muda tidak ada yang menyapanya langsung, tetapi mereka malah mention di Instagram pribadinya.

"Pas ketemu enggak ngomong apa-apa, tapi mention di medsos dan bilang, 'Bapak tadi saya ketemu Bapak di kafe X'. Malah nyapanya lewat gadget dan ini akan saya maksimalkan karena anak-anak milenial mencari kebenaran bukan hanya dengan face to face, tapi juga melalui gadget," jelas Anas.

Selain itu, Anas mengatakan bahwa salah satu ciri generasi milenial adalah tidak suka orang-orang yang berkonflik serta tidak suka menjelekkan orang lain. Itulah yang membuat Anas memilih kampanye yang inspiratif, kreatif, dan diplomasi kuliner.

"Generasi milenial adalah generasi zaman now yang inspiratif dan kreatif. Mereka tidak suka jika ada pemimpin yang menjelekkan orang lain. Ini yang akan saya hindari," tambah dia.

Anas menjelaskan, saat ini sudah ada tujuh komunitas relawan di Jawa Timur yang akan membantu kampanye. Komunitas tersebut dibentuk secara independen oleh pendukungnya.

"Ada macam-macam namanya. Saya sempat diundang saat pembentukan di Malang, relawan dari 20 kota, tapi sayangnya saya belum bisa hadir. Biar saja enggak apa-apa mereka membentuk sendiri," ujar dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Gus Ipul-Azwar Anas Cari Celah agar SMA/SMK Tetap Gratis

Terkait diplomasi kuliner, Anas mengaku saat berkunjung di kota/kabupaten di Jawa Timur selalu membawa oleh-oleh makanan dari Banyuwangi yang akan dinikmati bersama-sama.

Dia juga akan mencicipi kuliner lokal yang ada di daerah tersebut secara bergantian. Anas juga mengakui bahwa diplomasi kuliner tersebut sangat efektif untuk menjalin silaturahim.

Dia mengaku sudah mengunjungi 34 kota/kabupaten dan tinggal satu kota yang belum dikunjungi, yaitu Malang Raya.

"Untuk Malang Raya akhir pekan ini. Jadi sudah semua saya kunjungi," kata dia sambil tersenyum.

Dia mengaku selama kunjungan tersebut banyak mendapatkan masukan dan bersama Gus Ipul sudah memetakan beberapa program di sejumlah kawasan.

"Masukan kami tulis dan kami masukkan dalam kotak besar untuk dirumuskan," tutur dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X