Sepenggal Cerita Polwan Cantik di Sela Persiapan Kirab Budaya Bobby-Kahiyang

Kompas.com - 22/11/2017, 20:34 WIB
Brigadir Dedek Kurnia Sebayang dan Brigadir Reni yang ditemui usai geladi kotor kirab budaya Kahiyang dan Bobby, Rabu (22/11/2017). KOMPAS.com / Mei LeandhaBrigadir Dedek Kurnia Sebayang dan Brigadir Reni yang ditemui usai geladi kotor kirab budaya Kahiyang dan Bobby, Rabu (22/11/2017).
|
EditorErwin Hutapea

MEDAN, KOMPAS.com - Seusai mengikuti geladi kotor kirab budaya yang akan dipersembahkan untuk Kahiyang dan Bobby pada Minggu (26/11/2017), dua polisi wanita (polwan) yang sedang beristirahat di tepi Jalan Ringroad Medan menyempatkan diri berbicara dengan Kompas.com.

"Kami tanggal 26 pagi, jalan dari MICC sampai depan Tasbih I. Kami bagian yang pakai baju adat, tapi belum tahu adat apa. Mungkin adat di sinilah, Melayu, Karo, dan Batak," kata Brigadir Dedek Kurnia Sebayang, Rabu (22/11/2017).

Saat ditanya apakah sebelum dan selama mengikuti kirab melakukan latihan khusus, dia mengatakan hanya mengikuti geladi. Ada sekitar 100 personel dari Polda Sumut yang terlibat dalam persiapan itu.

"Cuma geladi aja, dari sana jalan ke sini, bolak-balik. Besok geladi lagi," ungkap dia.

"Udah dipilih, inilah kami, cakep-cakeplah...," ucap Dedek sambil tertawa.

Dia mengaku senang bisa ikut dalam kirab budaya tersebut karena tidak semua orang bisa terlibat.

"Ya, walaupun jalan, dibawa enjoy aja. Nanti Pak Jokowi-nya kan naik kereta kencana itu, pengantin juga, kitalah yang ngiringi. Ngantarin...," kata dia lagi.

Brigadir Reni yang berdiri di sampingnya menimpali. Menurut dia, meski lelah, tetapi kegiatan itu cukup menyenangkan.

"Dibawa happy aja, apalagi bisa bebas tugas," ucap Reni diiringi tawa.

Baca juga: Kusir Sado Kirab Kahiyang-Bobby Ingin Sekaligus Promosikan Berastagi

Keduanya secara kompak mengharapkan acara kirab nanti bisa sukses, berjalan dengan lancar, dan masyarakat bisa menerima kalau ada kemacetan lalu lintas.

"Masyarakat Medan jangan dongkol (kesal) kalau macet. Pasti macet, kan? Pasti itu, harap maklumlah," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, tujuh kereta kencana asli dari Solo akan menjadi kendaraan Presiden Joko Widodo dan istrinya, Kahiyang Ayu Siregar dan suaminya Muhammad Bobby Afif Nasution, serta para anggota keluarga lainnya.

Kereta tersebut akan melintasi Jalan Ringroad, tepatnya mulai dari Medan International Convention Center (MICC) di Jalan Gagak Hitam sampai rumah orangtua Bobby di Perumahan Bukit Hijau Regency (BHR), Taman Setia Budi Indah (Tasbih), Medan. Jaraknya sekitar dua kilometer.

Tak hanya kereta kencana, turut memeriahkan kirab yang menjadi acara puncak penutupan Manopot Horja atau Ngunduh Mantu yaitu 15 sado yang didatangkan dari Kota Brastagi, Kabupaten Karo. 

Ada juga puluhan becak bermotor hias, ratusan personel gabungan TNI dan Polri, serta ribuan Relawan Jokowi. Para personel gabungan dan relawan akan berjalan kaki sambil mengenakan pakaian adat masing-masing.

"Rencananya ada 200 polisi wanita yang jadi peserta kirab. Saya harap masyarakat dapat bekerja sama dengan polisi. Apalagi ada pengalihan arus lalu lintas, tapi rekayasa arus lalu lintas cuma sebentar. Saya dan Pangdam sudah mengatur keamanannya," kata Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uji Materi UU Minerba yang Diajukan Pemprov Babel Ditolak MK, Ini Alasannya

Uji Materi UU Minerba yang Diajukan Pemprov Babel Ditolak MK, Ini Alasannya

Regional
Wakil Gubernur Kalimantan Barat Terinfeksi Virus Corona

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Terinfeksi Virus Corona

Regional
Gendong Jasad Bayinya, Maria Menangis Histeris, Suami dan Anak Kembar Tewas Tertimbun Longsor

Gendong Jasad Bayinya, Maria Menangis Histeris, Suami dan Anak Kembar Tewas Tertimbun Longsor

Regional
Selama Sebulan, 60 Orang Ditangkap karena Kasus Narkoba di Labuhanbatu

Selama Sebulan, 60 Orang Ditangkap karena Kasus Narkoba di Labuhanbatu

Regional
Merayakan HUT Kota Bandung Sambil Dibonceng Wali Kota? Begini Caranya

Merayakan HUT Kota Bandung Sambil Dibonceng Wali Kota? Begini Caranya

Regional
Sebulan Harimau Teror Warga, TNKS-BKSDA Pasang Perangkap

Sebulan Harimau Teror Warga, TNKS-BKSDA Pasang Perangkap

Regional
31 Pasien Positif Covid-19 di Ponpes Al Izzah Kota Batu Dinyatakan Sembuh

31 Pasien Positif Covid-19 di Ponpes Al Izzah Kota Batu Dinyatakan Sembuh

Regional
Cerita Petani Kopi di Lereng Gunung Merapi, Erupsi Jadi Berkah

Cerita Petani Kopi di Lereng Gunung Merapi, Erupsi Jadi Berkah

Regional
Dalam 3 Hari Bertambah 40 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Tegal, 11 Meninggal

Dalam 3 Hari Bertambah 40 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Tegal, 11 Meninggal

Regional
Curi 13 Sepeda di Denpasar, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Curi 13 Sepeda di Denpasar, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Cerita Tepu, Tubuhnya Kaku Seperti Kayu Selama 25 Tahun, Berawal Kencing di Pohon

Cerita Tepu, Tubuhnya Kaku Seperti Kayu Selama 25 Tahun, Berawal Kencing di Pohon

Regional
Cerita Dudi Sudrajat, Ditunjuk Jadi Pjs Bupati Cianjur gara-gara 'Disumpahi' Sang Nenek

Cerita Dudi Sudrajat, Ditunjuk Jadi Pjs Bupati Cianjur gara-gara "Disumpahi" Sang Nenek

Regional
Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Muncul Klaster Keluarga di Ponorogo

Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Muncul Klaster Keluarga di Ponorogo

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang Kampanye Pilkada Tatap Muka di Wilayahnya

Wali Kota Tasikmalaya Larang Kampanye Pilkada Tatap Muka di Wilayahnya

Regional
Cerita Wali Kota Bandung, Jualan Es Krim hingga Bonceng 4 Anak dengan Vespa

Cerita Wali Kota Bandung, Jualan Es Krim hingga Bonceng 4 Anak dengan Vespa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X