Kompas.com - 22/11/2017, 17:59 WIB
|
EditorReni Susanti

MAGELANG, KOMPAS.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, telah memetakan wilayah yang dinilai rawan konflik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2018.

Habib Saleh, Ketua Panwaslu Kabupaten Magelang, menyebut Kecamatan Salaman, Muntilan, dan Borobudur adalah wilayah dengan potensi konflik paling besar. Begitu juga daerah perbatasan, seperti Ngablak dan Pakis, rawan terjadi pelanggaran.

"Borobudur itu sering menjadi lokasi kampanye nasional sehingga lebih rawan dibanding daerah lain. Borobudur juga pernah ada petugas pengawas lapangan (PPL) yang dipukul, dan ada PNS tertangkap pasang gambar calon gubernur," jelas Habib, Rabu (22/11/2017).

Kasus sebelumnya di Muntilan dan Salaman, sambung Habib, pernah terjadi aksi-aksi dari kelompok masyarakat tertentu. Dua wilayah ini juga merupakan pusat perekonomian terbesar di Kabupaten Magelang.

"Di Muntilan ada komunitas tertentu yang sering menjadi sasaran organisasi massa. Dalam sejarahnya beberapa kali terjadi konflik rasial, bahkan pada Pemilihan Presiden lalu ada beberapa rumah yang dirusak massa," beber Habib.

(Baca juga : Jelang Pilkada Serentak 2018, Wakapolda Jateng Sebut Semua Daerah Rawan Keamanan )

Habib tidak memungkiri, setiap pesta demokrasi terjadi eskalasi kegiatan politik masyarakat. Hal ini yang berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, rawan terjadinya gesekan, dan juga pelanggaran pada pelaksanaan Pemilu.

"Kami telah memetakan sejumlah titik yang kami nilai rawan terjadinya konflik. Titik tersebut kami lakukan pengawasan secara intensif dan langkah antisipatif, jangan sampai terjadi pelanggaran," ujar Habib.

Di samping itu, pihaknya juga mulai gencar mensosialisasikan pengawasan partisipatif, yakni pengawasan pemilu dengan melibatkan kelompok-kelompok masyarakat. Dengan pengawasan ini, mereka bisa ikut memantau dan melaporkan ke Panwas Kabupaten.

"Langkah selanjutnya adalah sosialisasi Pemilu Damai melalui media, pertemuan, media sosial dan sebagainya. Kami aktif keliling dan berkomunikasi dengan masyarakat," ujar Habib.

Untuk diketahui, Kabupaten Magelang secara berturut-turut akan menggelar Pemilu, mulai Pemilihan Bupati (Pilbup), Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan dilanjutkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. 

Kompas TV Saat ini, ada dua bakal cagub yakni Saifullah Yusuf dan Khofifah Indar Parawansa.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Regional
Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.