Kata Pangdam Siliwangi soal Penataan Citarum: Cuma Satu yang Kurang, Komando

Kompas.com - 22/11/2017, 17:34 WIB
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo tengah memberikan sambutan dalam acara silaturahim pegiat lingkungan hidup di Makodam III/Siliwangi, Senin (20/11/2017). KOMPAS.com/AGIE PERMADIPangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo tengah memberikan sambutan dalam acara silaturahim pegiat lingkungan hidup di Makodam III/Siliwangi, Senin (20/11/2017).
|
EditorErwin Hutapea

BANDUNG, KOMPAS.com - Upaya penanganan terhadap persoalan Sungai Citarum sudah dilakukan bertahun-tahun, tetapi belum ada hasil yang memuaskan. Penanganannya memerlukan kesungguhan dari semua pihak.

Sehubungan dengan itu, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo menilai bahwa perlua ada komando dalam menangani dan menata Sungai Citarum ini.

"Energi dan biaya sudah tercurahkan, cuma satu yang kurang, komando," ujar Doni dalam acara Lokakarya Penataan Sungai Citarum di Hotel Aryaduta, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Rabu (22/11/2017).

Dalam tata cara militer, kata Doni, setiap operasi yang dilakukan harus berdasar pada komando yang berperan penting dalam melakukan pengendalian.

"Kalau tak ada komando yang baik, energi yang dikeluarkan pun tak ada artinya," kata dia.

Dalam kaitan dengan penanganan persoalan Sungai Citarum, pihaknya secara tegas  berkeberatan apabila TNI hanya ditugaskan untuk membantu membersihkan sampah. Lebih dari itu, dia berharap TNI menjadi bagian yang lebih luas untuk membantu penanganan persoalan Sungai Citarum dan alam di Jawa Barat.

"Kalau tentara hanya ditugaskan sebagai pemulung, saya sendiri sebagai pimpinan keberatan. TNI hanya menjadi bagian sekrup yang kecil. Ke depan kalau dijadikan perda maka kami mungkin memiliki ruang lebih besar sehingga kami mendapatkan payung hukum dan dukungan," ucap dia.

Baca juga: Kolam Retensi di Sungai Citarum Diperluas untuk Antisipasi Banjir di Bandung

Menurut Doni, dalam penanganan persoalan Sungai Citarum ini perlu perumusan struktur yang efektif. Pasalnya, apabila struktur itu tak dibuat sefektif mungkin maka jangan harap penataan Sungai Citarum dapat dilakukan dengan cepat.

"Kita harus merumuskan struktur yang efektif. Membangun sistem dan ke depan harus melihat semua potensi di Jabar ini dioptimalkan. Kalau perlu membuka akses masyarakat kepada posko, adapun posko nanti di mana ditentukannya itu terserah gubernur. Saya mengusulkan di Kodam Siliwangi sehingga nanti Pangdam pun memiliki masukan," tutur dia.

Menurut dia, apa yang dilakukannya ini semata-mata hanya untuk melindungi ekosistem. Sebab, apabila pelanggaran lingkungan hidup ini dibiarkan terus-menerus maka akan mengganggu keseimbangan alam, termasuk berkurangnya kualitas air bersih yang akan berujung pada rusaknya generasi bangsa dan ketahanan bangsa Indonesia.

"Bagaimana kita bisa berkompetisi, bisa menjadi bangsa pemenang, kalau masyarakatnya tak sehat," kata dia.

Untuk itu, pihaknya berharap program penataan Sungai Citarum ini melibatkan dan didukung banyak pihak, baik dari instansi terkait, pegiat lingkungan, media massa, perusahaan telekomunikasi, maupun masyarakat itu sendiri.

Tak hanya itu, Doni pun berharap adanya tindakan tegas terhadap perusahaan yang membuang limbah sembarangan, jika perlu melakukan penutupan perusahaan-perusahaan yang membandel.

"Ini perlu bantuan media massa juga agar semua bisa diketahui publik. Perusahaan yang membuang limbah sembarangan harus kita ekspos, ada tahapan peringatan sampai akhirnya mungkin penutupan paksa daripada tak ada kepastian. Mereka yang merusak lingkungan ini berbahaya lebih dari terorisme," ucap dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, 5 Kecamatan Zona Merah

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, 5 Kecamatan Zona Merah

Regional
Mulai 8 Juni 2020, Karawang Gelar Tes Swab Massal

Mulai 8 Juni 2020, Karawang Gelar Tes Swab Massal

Regional
Bertambah 71 Pasien Positif, Kasus Corona di Kalsel Capai 1.213

Bertambah 71 Pasien Positif, Kasus Corona di Kalsel Capai 1.213

Regional
Disangka Perampok ATM, Ternyata Polisi Lagi Menghisap Sabu

Disangka Perampok ATM, Ternyata Polisi Lagi Menghisap Sabu

Regional
Update Covid-19 di Sumut, Jumlah Pasien Semakin Bertambah

Update Covid-19 di Sumut, Jumlah Pasien Semakin Bertambah

Regional
Sepuluh Pasien Baru Covid-19 di Sulut, 1 dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Sepuluh Pasien Baru Covid-19 di Sulut, 1 dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur

Regional
Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Regional
Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Regional
Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Regional
Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Regional
Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Regional
Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Regional
Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Regional
Klaster Jemaat HOG di Batam Bertambah, Satu Keluarga Terjangkit Corona

Klaster Jemaat HOG di Batam Bertambah, Satu Keluarga Terjangkit Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X