KILAS DAERAH

Ini Alasan Ganjar Pranowo Ingin Kurikulum SMK Direvisi

Kompas.com - 21/11/2017, 18:45 WIB
Beberapa Warga mencari Kartu Kuning di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul Kamis (6/72017) Kompas.com/Markus YuwonoBeberapa Warga mencari Kartu Kuning di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul Kamis (6/72017)
|
EditorJosephus Primus

SEMARANG, KOMPAS.com - Di dalam pengamatan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, skill atau kemampuan tenaga kerja lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) kini masih kurang.

"Selalu ada keluhan bahwa tenaga kerja yang ada, skill-nya masih kurang," kata Ganjar usai menghadiri Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional VI Tahun 2017 di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang, Selasa (21/11/2017).

"Kompetisi ini sebenarnya sifatnya nasional. Kompetensi lulusan SMK masih belum pas dengan kebutuhan," tutur Ganjar.

"Ini harus ada solusinya. Jika tidak, kita semakin ketinggalan," imbuhnya.

Dari persoalan itu lanjut dia, permasalahan adalah bagaimana proses memproduksi para tenaga kerja.  Hal itu tidak hanya di Balai Latihan Kerja (BLK), namun juga level sekolah.

"Kalau tenaga kerja saat ini tidak pas dengan kebutuhan, yang salah tidak hanya BLK, tapi sekolah dalam hal ini SMK yang selalu mencetak para tenag kerja yang seharusnya profesional di bidangnya," tegasnya.

Lantaran itulah, Ganjar mengatakan harus ada perubahan kurikulum di dunia SMK. Ganjar menerangkan, selama ini masih banyak pelajaran di SMK yang bersifat teori.

"Saya sudah bicara dengan Dirjen Pendidikan agar ada evaluasi tentang kurikulum SMK. Dengan pengalaman selama ini, saya katakan kurikulum SMK harus direvisi,"  katanya menegaskan.

Lebih lanjut menurut Ganjar, kemampuan para tenaga kerja Indonesia harus sesuai dengan kebutuhan pasar, tidak hanya pasar nasional.

Perdagangan bebas yang terbuka membuat kemampuan pekerja Indonesia harus sesuai kebutuhan pasar internasional.

"Harus ada evaluasi, kalau kita mau berkompetisi dengan tenaga kerja internasional sudah siap belum ya, kalau belum maka harus melakukan terobosan, salah satunya dengan perubahan kurikulum di sekolah," pungkasnya. (KONTRIBUTOR JAWA TENGAH/ANDI KAPRABOWO)


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Ponorogo Capai 208 Orang, Sebagian Besar dari Klaster Pemudik

Kasus Covid-19 di Ponorogo Capai 208 Orang, Sebagian Besar dari Klaster Pemudik

Regional
43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

Regional
Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Regional
Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

Regional
Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Regional
Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Regional
Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Regional
Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Regional
Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Regional
Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Regional
Suami Jual Istri Siri di Facebook untuk Layanan Threesome Berkedok Pijat Refleksi

Suami Jual Istri Siri di Facebook untuk Layanan Threesome Berkedok Pijat Refleksi

Regional
'Wajahnya Menahan Tangis, Semoga Anak Kami Kuat Menahan Sakitnya...'

"Wajahnya Menahan Tangis, Semoga Anak Kami Kuat Menahan Sakitnya..."

Regional
Pengakuan Sukartayasa Menikahi Dua Wanita Sekaligus...

Pengakuan Sukartayasa Menikahi Dua Wanita Sekaligus...

Regional
komentar di artikel lainnya