Kompas.com - 21/11/2017, 13:40 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Pendopo Kota Bandung beberapa waktu lalu. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Pendopo Kota Bandung beberapa waktu lalu.
|
EditorReni Susanti

BANDUNG, KOMPAS.com - Kandidat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi usulan Ketua DPD Partai Golkar, Dedi Mulyadi untuk mengevaluasi rekomendasi calon kepala daerah pasca-penetapan tersangka Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto.

Sebagai calon gubernur yang direkomendasikan Golkar, Ridwan menyerahkan persoalan evaluasi ke mekanisme partai. 

"Saya seperti biasa berterima kasih kepada Golkar sebagai institusi. Jadi keputusan mendukung saya kan dukungan institusi bukan pribadi. Saya serahkan kembali dengan dinamika baru kepada mekanisme institusi," ucap Ridwan di Taman Sejarah, Jalan Aceh, Selasa (21/11/2017).

Emil, sapaan akrabnya, mengacu pada pernyataan Sekjen DPP Partai Golkar, Idrus Marham. Idrus mengatakan, keputusan pengusungan calon gubernur Jabar merupakan hasil musyawarah partai yang sudah final.

 

(Baca juga : Ridwan Kamil: Saya Mohon Pamit 50 Hari Akan Cuti)

Itu artinya, penetapan Setya Novanto sebagai tersangka idealnya tak mempengaruhi keputusan partai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dari awal juga dinamika pasti ada, tapi Pak Idrus Marham sudah menyampaikan bahwa yang namanya SK bukan keputusan individu tetapi institusi. Jadi perubahannya di level institusi," tuturnya.

Emil terlihat tak mau ambil pusing menyikapi dinamika yang sedang terjadi di internal Partai Golkar. Sebab Saat ini, ia sedang fokus menyamakan persepsi dengan partai koalisi soal pemilihan calon wakil gubernur.

"Saya hari ini sedang fokus untuk mengompakkan koalisi khususnya terkait isu bagaimana memilih wakil yang akan mendampingi," ujarnya.

(Baca juga : Ridwan Kamil Ogah Sentuh Dana Sumbangan Relawan)

Ia pun mengaku tak khawatir jika Partai Golkar akhirnya mencabut dukungan. Namun, penilaian masyarakat harus jadi acuan partai. Apalagi dalam sejumlah hasil survei Emil selalu mengantongi nilai elektabilitas tertinggi dibanding calon lainnya.

"Apapun yang terjadi dalam proses ini batin saya mah batin tawakal. Penuh dukungan alhamdulillah, tidak ada dukungan berarti masyarakat sudah menyampaikan aspirasinya ya kita jalani saja. Tapi kan hasil hari ini elektabilitas stabil berarti aspirasi rakyat juga menjadi perhatian dari partai ini," jelasnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X