Undangan Adat Kahiyang-Bobby Berbalut Motif Ulos Khusus

Kompas.com - 21/11/2017, 06:45 WIB
Undangan yang dikonsep sendiri oleh pihak keluarga Bobby, sangat berciri khas etnis Mandailing dengan dominasi warna merah dan hitam. KOMPAS.com / Mei LeandhaUndangan yang dikonsep sendiri oleh pihak keluarga Bobby, sangat berciri khas etnis Mandailing dengan dominasi warna merah dan hitam.
|
EditorErwin Hutapea


MEDAN, KOMPAS.com - Sebanyak 2.500 undangan disebar pihak keluarga Muhammad Bobby Afif Nasution untuk menghadiri acara Manopot Horja atau Ngunduh Mantu mulai 24 sampai 26 November 2017 di Bukit Hijau Regency (BHR) Setiabudi Indah, Medan. Sekitar 2.000 undangan diberikan kepada tamu umum, sisanya untuk tamu VIP.

Hal yang unik dari undangan itu adalah dikonsep sendiri oleh pihak keluarga dan sangat berciri khas etnis Mandailing dengan dominasi warna merah dan hitam. Di bagian depan terdapat gambar bulang atau topi pengantin khas Mandailing.

Ornamen ulos menghiasi undangan sehingga tampak makin istimewa. Rupanya, motif ulos tersebut diambil dari ulos peninggalan almarhum ayahanda Bobby, Erwin Nasution.

"Motif ulosnya diambil dari ulos milik almarhum Pak Erwin. Dibawa kemari, kami capture, terus dicetak. Ini permintaan keluarga," kata Oky (36), pemilik Inti Grafika di Jalan Garuda, Seikambing Nomor 27, Medan, Senin (20/11/2017).

Dia mengaku yang bertanggung jawab mencetak undangan pernikahan Bobby-Kahiyang. Sepanjang membuka usaha percetakan, ujar Oky, baru kali ini undangan bermotif ulos yang ulosnya dibawa sendiri pemesan. Biasanya, motif ulos sudah disiapkan oleh pihaknya.

"Hiasan kain ulos juga ada di bagian isi undangan. Untuk undangan acara adat, semua redaksinya menggunakan bahasa Mandailing," ungkap dia.

Baca juga: Kendaraan Presiden Jokowi untuk Ngunduh Mantu Bermotif Ulos

Kertas yang digunakan adalah kertas karton dan kertas tik yang pada bagian depan dilapisi hot foil emas. Dicetak timbul dengan background warna krem. Sedangkan, undangan resepsi berwarna maroon dengan bahan beludru.

"Undangan untuk resepsi juga dihiasi kain ikat bermotif ulos yang sama dengan undangan adat. Kertas tik kami pakai, dilaminating kilat. Semuanya pakai bahasa Indonesia, tidak ada bahasa Inggris seperti di Solo," kata Oky.

Bagian terpenting dari undangan ini adalah kartu kehadiran, sesuai permintaan keluarga. Menurut dia, kartu kehadiran ini lebih penting dibawa saat undangan. Untuk mengerjakan semua undangan tersebut, Oky menghabiskan waktu lima bulan.

"Kami terima pesanan cetak undangan sebanyak 2.500-an, tapi ada beberapa tambahan dari keluarga. Setiap undangan untuk dua orang," ungkap dia.

Oky mengatakan bersyukur dipercaya membuat undangan untuk menantu Presiden Jokowi. Dia mengaku sudah mengenal keluarga Bobby karena satu arisan. Menurut dia, undangan yang dipesan sangat sederhana untuk sekelas menantu Presiden.

"Karena tidak ada yang khusus bahannya. Ini undangan sederhana, harganya relatif murah. Bukan yang termahal di sini. Yang buat beda cuma bagian ulosnya saja," kata Oky.

Adapun petugas desain undangan, Latifah (20), mengaku bangga bisa berkontribusi dalam pesta besar ini. Latifah mengaku, meski harus mengganti lima kali konsep agar mendapatkan undangan yang sempurna, dia tetap bersemangat mengerjakannya dan berujung kebanggaan.

"Pengalaman pertama, rasanya spesial. Ini prestasi sendiri buat saya karena baru berapa bulan kerja di sini," kata Latifah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Panggil Penyelenggara Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Tegal

Polisi Panggil Penyelenggara Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Tegal

Regional
Wakil Ketua DPRD Tegal Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi: Awalnya Izin Pakai Panggung Kecil, tetapi...

Wakil Ketua DPRD Tegal Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi: Awalnya Izin Pakai Panggung Kecil, tetapi...

Regional
Polda Babel Hentikan Kasus Dugaan Penipuan Bitcoin BTC Panda Senilai Rp 261,3 M

Polda Babel Hentikan Kasus Dugaan Penipuan Bitcoin BTC Panda Senilai Rp 261,3 M

Regional
Anggota DPRD Jadi Bandar Narkoba, Golkar Sebut Penentuan Calon Tanggung Jawab KPU

Anggota DPRD Jadi Bandar Narkoba, Golkar Sebut Penentuan Calon Tanggung Jawab KPU

Regional
'Saya Sudah Diwanti-wanti, Pak Gubernur di Wilayah Itu Kiri Kanan Sudah Positif Semua'

"Saya Sudah Diwanti-wanti, Pak Gubernur di Wilayah Itu Kiri Kanan Sudah Positif Semua"

Regional
Ugal-ugalan di Jalan Raya, Puluhan Anggota Klub Motor Trail Ditangkap

Ugal-ugalan di Jalan Raya, Puluhan Anggota Klub Motor Trail Ditangkap

Regional
Sempat Ditegur Mendagri, Cellica-Aep hanya Bertiga datang ke Acara Penetapan Nomor Urut

Sempat Ditegur Mendagri, Cellica-Aep hanya Bertiga datang ke Acara Penetapan Nomor Urut

Regional
Pemda DIY Izinkan SMK dan Kampus Gelar Praktikum Tatap Muka

Pemda DIY Izinkan SMK dan Kampus Gelar Praktikum Tatap Muka

Regional
Tekan Penyebaran Covid-19,  Ada Tim Pemburu Warga Tak Bermasker di Tasikmalaya

Tekan Penyebaran Covid-19, Ada Tim Pemburu Warga Tak Bermasker di Tasikmalaya

Regional
Ridwan Kamil Klaim Penanganan Covid-19 di Jabar Membaik, Luhut: Okupansi ICU di Jabodetabek Tinggi

Ridwan Kamil Klaim Penanganan Covid-19 di Jabar Membaik, Luhut: Okupansi ICU di Jabodetabek Tinggi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 September 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 24 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 24 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 September 2020

Regional
Cerita Parti Liyani TKI asal Nganjuk yang Menang atas Tuduhan Pencurian dari Bos Singapura

Cerita Parti Liyani TKI asal Nganjuk yang Menang atas Tuduhan Pencurian dari Bos Singapura

Regional
Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Surabaya, Eri Cahyadi: Kami Lillahi Ta'ala Mengabdi...

Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Surabaya, Eri Cahyadi: Kami Lillahi Ta'ala Mengabdi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X