Kompas.com - 20/11/2017, 15:21 WIB
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ketika ditemui usai Rakernas ke-4 Partai NasDem di JI-EXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/11/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIRPanglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ketika ditemui usai Rakernas ke-4 Partai NasDem di JI-EXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/11/2017).
|
EditorReni Susanti

AMBON, KOMPAS.com — Aparat TNI-Polri berhasil mengambil alih Desa Kimbely dan Banti yang sebelumnya dikuasai kelompok kriminal bersenjata di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Jumat (17/11/2017).

Pengambilalihan dua desa dan pembebasan ratusan sandera dilakukan setelah aparat TNI dari gabungan Kopassus, Batalyon 751 Raider, dan Taipur Kostrad menggelar operasi senyap. Operasi senyap menghabiskan waktu kurang dari 2 jam. 

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengungkapkan, sebelum misi pembebasan sandera dilakukan, aparat TNI-Polri dan sejumlah pihak berulang kali melakukan negosiasi dengan kelompok bersenjata.

“Kapolda mengadakan pendekatan yang luar biasa. Negosiasi pertama kali oleh polisi tidak mempan,” ujar Gatot seusai memberikan pemaparan kepada prajurit TNI di kompleks Rumah Dinas Pangdam Pattimura di kawasan Tapal Kuda Ambon, Senin (20/11/2017).

(Baca juga: Menteri Khofifah: Warga Korban Sandera KKB di Mimika Alami Trauma)

Selain polisi, sejumlah pihak, seperti tokoh agama, kepala suku, pemerintah, dan Komnas HAM, juga ikut melakukan negosiasi, tetapi tidak berhasil. 

“Panggil pendeta juga tidak mempan, pastor juga tidak mempan, kepala suku, pemerintah, sampai Komnas HAM, sudah berbagai macam cara dilakukan berulang kali juga tidak mempan,” ungkapnya.

Gatot menilai, masalah yang terjadi di wilayah Tembagapura itu sangatlah kompleks. Salah satunya karena wilayah itu merupakan areal tambang emas.

“Banyak sekali faktor, yang pertama itu, kan, tambang emas kemudian dengan adanya kepolisian dan TNI di sana, bisa juga terkait pilkada,” tutupnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X