Kisah Kesatria Putih, Mobil VW Beetle yang Menginspirasi Pengunjung JVWF 2017

Kompas.com - 19/11/2017, 17:15 WIB
Pengunjung melihat mobil Volkswagen Beetle puith bernama Kesatria Putih di ajang Jogjakarta Volkswagen Festival (JVWF) 2017, Jogja Expo Center (JEC), Jalan Janti, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (19/11/2017). KOMPAS.com/Teuku Muh Guci SPengunjung melihat mobil Volkswagen Beetle puith bernama Kesatria Putih di ajang Jogjakarta Volkswagen Festival (JVWF) 2017, Jogja Expo Center (JEC), Jalan Janti, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (19/11/2017).

Keberadaan foto perbandingan dan catatan sejarah mobil itu menginspirasi pengunjung yang melihatnya. Sebab, pengunjung merasa bahwa zaman sekarang masih ada keluarga yang utuh dan mempertahankan sesuatu yang dimiliki sampai saat ini.

"Kemarin juga ada yang menangis setelah lihat foto itu. Ternyata dia (yang menangis) itu rindu sama orangtuanya karena lama tidak ketemu," tutur Suryantoro, pemilik Kesatria Putih, ketika berbincang dengan Kompas.com.

Pria yang akrab disapa Yoyok ini menjelaskan bahwa Kesatria Putih itu merupakan mobil kebanggaan keluarga.

Dia menganggap mobil keluaran 1962 itu sebagai kehormatan keluarga dan sebagai warisan keluarga. Bukan tanpa sebab jika dia dan keluarganya masih bisa bersatu hingga saat ini dengan adanya mobil VW Beetle putih itu.

"Foto itu (1974) diambil ketika orangtua saya baru saja membeli mobil. Nah, foto yang diambil 2017 itu menunjukkan kebersamaan kami. Kami bisa saling sayang dan menghargai. Bahkan ada seorang wanita dalam foto itu merupakan pengasuh kami yang ikut dari tahun '70-an sampai saat ini," ucap Yoyok.

Dia pun menceritakan bagaimana ayahnya, Djokosantoso Moeljono, bisa membeli mobil tersebut. Ayahnya harus mencicil sebanyak 60 kali untuk membeli mobil tersebut. Kala itu mobil VW Beetle tipe I seperti itu bernilai ratusan ribu rupiah untuk satu unitnya.

"Mobil ini dibeli dari almarhum pakde ayah saya, Soewahjo Darmosarkoro, selaku pemilik pertama. Jadi ayah saya itu tangan kedua. Mobil ini dikendarai dan digunakan keluarga sehari-hari ketika di Jember, Pekalongan, dan Jakarta. Baru 1982, mobil ini dipinjamkan ke keluarga yang tidak punya mobil," kata Yoyok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagi dia, hal itu yang membuat mobil Kesatria Putih itu menjadi tak ternilai harganya. Selain mempersatukan keluarganya, banyak cerita yang bisa dikenang dari mobil tersebut.

"Seperti ketika perjalanan dari Pekalongan ke Jakarta, dulu kami selalu bawa makanan, bawa rantang lalu gelar tikar dan makan di tengah perjalanan. Dan, kami selalu bepergian satu keluarga utuh," ujar Yoyok.

Alasan itu pula yang membuat dia enggan menjual dan menelantarkan mobil tersebut. Sebagai anak tertua, dia memilih untuk merawat mobil itu dan berusaha mempertahankan orisinalitas mobil yang dibeli ayahnya pada 1974 itu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Regional
Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Regional
Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.