Seseorang Bertopeng Setya Novanto Curi Perhatian Warga di CFD Solo - Kompas.com

Seseorang Bertopeng Setya Novanto Curi Perhatian Warga di CFD Solo

Kompas.com - 19/11/2017, 10:18 WIB
Aksi warga Solo memakai foto wajah Setya Novanto di CFD Solo, Minggu (20/11/2017).KOMPAS.com/Labib Zamani Aksi warga Solo memakai foto wajah Setya Novanto di CFD Solo, Minggu (20/11/2017).

SOLO, KOMPAS.com — Seorang warga duduk di kursi roda dan memakai topeng kertas bergambar wajah Setya Novanto menarik perhatian pengunjung car free day di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah.

Pria bertopeng Setya Novanto itu mengenakan kaus putih dan dibalut jaket berwarna biru. Di pangkuannya terdapat selimut ungu dengan motif bunga dan wajah sapi. Di belakangnya, tampak seorang pria berkaus oranye mendorong kursi rodanya.

Warga yang penasaran pun mendekat. Ada beberapa di antara mereka mengeluarkan ponsel untuk mengabadikan sosok tersebut. Sosok tersebut pun melambaikan tangannya.

Pria di kursi roda itu bernama Mulyoto (61). Sementara yang mendorongnya adalah Kirno (63). Mereka berjalan di tengah keramainan pengunjung car free day di kawasan Ngarsopuro. Mereka dari Desa Sumber, Kecamatan Banjarsari.

Baca juga: Marak Meme Negatif Setya Novanto, Pengacara Ancam Akan Lapor ke Polisi

Sambil terus berjalan, mereka menuju tiang listrik yang berada di pinggir jalan. Sesaat kemudian, mereka berhenti di dekat tiang tersebut.

Kepada Kompas.com, Mulyoto mengatakan bahwa aksinya ini bentuk doa kepada Ketua DPR Setya Novanto yang sedang sakit karena kecelakaan.

"Mendoakan Pak Setya Novanto supaya lekas sembuh sehingga dapat segera memenuhi pemeriksaan KPK," kata Mulyoto, Minggu (19/11/2017).

Baca juga: Karangan Bunga: Bp Setya Novanto Tegar dan Tabah, Tuhan Ora Sare

Seorang pengunjung CFD, Wahyu Dermawan (35), mendukung Setya Novanto kooperatif dengan KPK. Jika tidak salah, Ketua Umum Partai Golkar itu tak perlu takut atau sembunyi.

"Enggak perlu takut atau menghilang. Kalau memang Pak Setya Novanto tidak korupsi, ya, harus kooperatif sama KPK," kata Wahyu.

KPK kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP pada Jumat (10/11/2017). Novanto sebelumnya lolos dari status tersangka dalam penetapan sebelumnya setelah memenangi gugatan praperadilan terhadap KPK.

Baca juga: Pengacara: Kondisi Setya Novanto Masih Sangat Lemah

Setya Novanto menghilang saat hendak dijemput KPK di kediamannya pada Rabu (15/11/2017) malam. Kamis (16/11/2017) malam, Setya Novanto terlibat dalam kecelakaan di Jalan Permata Hijau Jakarta Selatan. Mobil Toyota Fortuner yang ditumpanginnya menabrak tiang penerangan jalan yang berdiri di trotoar.


Kompas TV Pihak rumah sakit mengaku tak mengetahui siapa yang merusak karangan bunga ini.

EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X